Star Etape V TDS 2015 Lembah Harau


Post by : Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, 08 Oktober 201515:06:17
2050 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Start Etape V Lomba Balab Sepeda TDS Tahun 2015  (07/10/2015) yang diadakan di Sarasah Aka Barayun - Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota berjalan dengan lancar. Mulai dari Pembukaan oleh Wakil Bupati Lima Puluh Kota, hiburan "Tari Piriang Badontiang" oleh Sanggar Lindang Urek, atraksi pacu itiak oleh masyarakat Lima Puluh Kota hingga pengibaran bendera start yang kembali dilakukan oleh Wakil Bupati Lima Puluh Kota boleh dikatakan tidak menemukan kendala yang terlalu berarti.

Terlihat menghadiri acara start Etape V TDS 2015 ini, Bapak Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Kapolres Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh, Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh, TNI beserta jajarannya, seluruh kepala SKPD dan undangan lainnya. Beberapa dari mereka tampak menjadi perwakilan dalam penyerahan souvenir khas Kabupaten Lima Puluh Kota, Cincin Batu Akik Lumuik Suliki kepada para pembalap yang sepertinya menjadi pemenang dari etape sebelumnya.

Lebih Kurang pukul 11.45, para pembalap mulai memasuki rute yang paling dibanggakan oleh masyarakat Kbupaten Lima Puluh Kota, yaitu Kelok Sambilan. Di Kelok Sambilan ini para pembalab terbagi menjadi tiga rombongan. Rombongan pertama yang memasuki Kelok Sambilan kira-kira berjumlah 30 orang pembalap. Kurang lebih berjarak 800 m dari rombongan pertama terlihat rombongan kedua yang memerupakan rombongan yang paling besar, kira-kira berjumlah 100 orang pembalap. Dan rombongan terakhir merupakan para pembalap yang tercecer/tertinggal dalam jumlah kecil yang  terpisah.

Setelah memasuki Finish di Ngalau Indah -  Kota Payakumbuh, Benham Maleki menjadi pebalap yang tercepat masuk garis finis dengan catatan waktu 4 jam 13 menit 51 detik. Maleki lebih cepat delapan detik dari Ryota Nishizono yang masuk finis di posisi kedua. Setelah Maleki dan Nishizono masuk finis, baru kemudian rombongan peleton pertama melintasi garis akhir dengan catatan waktu 2 menit 18 detik lebih lambat dari Maleki.

Menghadapi performa luar biasa dari tim-tim Iran, tim unggulan Indonesia Pegasus Continental Cycling tak mampu berbuat banyak. Meski tak mampu masuk di 10 besar etape V, Pegasus tetap menempatkan Dadi Suryadi sebagai pebalap tercepat di Indonesia. Dadi juga masih menempati posisi kedua klasemen pebalap tercepat di Asean. Sementara gelar pebalap tercepat di Asean dipegang oleh Ariya Phounsavath. Phounsavath mencatatkan waktu 16 jam 56 menit 41 detik, unggul 15 detik dari Dadi. Setelah etape kelima berakhir, Amir Zargari masih berhak atas yellow jersey tanda dirinya pebalap tercepat di Tour de Singkarak sejauh ini. Amir Zargari mencatat total waktu 16 jam 42 menit 50 detik dan ia tak bisa bersantai-santai karena hanya unggul lima detik dari rekan setimnya, Arvin Gourdarzi.

Sampaikan komentar & saran