Wabup Lima Puluh Kota Ikuti Rapat Teknis Pembahasan Pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah


Post by : Dinas Komunikasi dan Informatika, 17 Juli 202107:48:29
102 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Lima Puluh Kota, Diskominfo - Dengan tetap mungutamakan Protokol Kesehatan, Bapelitbang Lima Puluh Kota melaksanakan rapat Teknis Pembahasan Pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah di Bapelitbang, Jum'at, (16/07/2021). 

Kepala Bapelitbang menyampaikan beberapa poin penting dalam RPJMD dan penyempurnaan subtansi ada dalam RPJMD. Pada misi pertama adalah pencapaian kualitas SDM di Lima Puluh Kota, yang mana Lima Puluh Kota masih ranking 13 di Provinsi Sumbar. Ada tiga indikator di peningkatan IPM yang pertama adalah lamanya sekolah dan kesetaraan pendisikan yang masih rendah, serta pemberian beasiswa yang juga menjadi program kepala daerah. Terkait pencapaian di Dinas Pendidikan yaitu perekrutan guru agama sebanyak 80 orang dan bagian kesra yaitu perekrutan guru tahfislz di tambah MDA. 

Pada misi dua fokus pada peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatan produksi dan produktifitas pertanian dan perikanan serta peningkatan kunjungan wisatawan dengan target 2 juta wisatawan pertahunnya, majunya IKM dan UMKM dan dukungan IKM dan UMKM dalam produktifitas gambir dan jeruk, serta pembukaan luas lahan jagung 20 ribu hektar, lahan perikanan 1000 hektar, dan menghasilkan bibit ikan 20 juta perrbulan, peningkatan populasi sapi 100 ribu ekor dan kambing 1 juta ekor. 

Dan untuk Pariwisata pengembangan geopart harau dan 50 objek wisata fokusnya pada atraksi dan event-event budaya dan kesenian, serta peningkatan sarana prasarana di 50 objek wisata tersebut. 

Misi ketiga mendorong potensi nagari, meningkatnya IDM yaitu indek desa membangun dimana baru empat nagari yang mandiri dan 30 nagari di bawahnya dan inilah yang menjadi fokus kita di lima puluh kota maka langkah yang perlu kita lakukan untuk mendorong potensi adalah membenahi profil nagari serta batas-batas nagari 

Misi empat peningkatan infra stuktur daerah terkait IKK sarilamak peningkatan, yaitu pembangunan jalan protokol sarilamak menjadi dua lajur, pembangunan kantor pemda dan rumah dinas bupati, ruang terbuka hijau 8000 hektar serta di sektor infra struktur jalan perbatasan dengan tetangga jalan pinggiran, jalan penunjang pariwisata dan pertanian 

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Rizki Kurniawan Naksri (RKN), dalam arahannya pada rapat teknis ini menyampaikan beberapa poin-poin yang yang terkait langsung dengan program unggulan kepala daerah dimana untuk tercapainya program-program tersebut harus semua opd terlibat di dalamnya dan perlunya ke sinergian seluruh opd. 

Poin pertama persoalan gambir, yang menjadj perhatian serius di Lima Puluh Kota dan apabila kita dapat mengatasinya maka perekonomian masyarakat di Lima Puluh Kota akan meningkat, dimana produksi minimal kita 5000 ton setahun dan produksi maksimal berkisar pada angka 24 ribu ton pertahun dan dalam kondisi maksimal ini kita dapat mengatasi maka jumlah uang yang berputar di Lima Puluh Kota dari gambir saja sekitar 1,6 triliun setiap tahun lebih besar dari APBD kita di Lima Puluh Kota. Dan beberapa solusi sudah dimunculkan seperti pengadaan mesin hidrolik yang mampu meningkatkan produkrifitas sampai pada angka 40% dan sudah dicoba di Kec. Mungka berhasil dan di jual berkisar 60 ribu perkilogram. 

Sampai hari ini kita tidak dapat data valid terhadap kebutuhan gambir di pasar internasional, maka solusi permanen itu adalah industrialisasi yang membutuhkan waktu lama dan memunculkan ruang pasar baru untuk dapat mengatasi masalah gambir ini. 

Dan kepada semua OPD yang terkait dengan program-program prioritas unggulan dan perlunya bagi pemerintah untuk mengeluarkan semacam regulasi agar dapat membatasi pembukaan lahan-lahan baru dimana kebutuhan pasar lebih rendah dari hasil produksi. 

Program kedua unggulan pemerintah yaitunya pembukaan 20 ribu hektar lahan jagung guna program swasembada jagung dimana kita membutuhkan 700 sampai 900 ton jagung setiap harinya dan sementara kemampuan produksi petani hanya 45 ton pertahun, skema yang perlu kita buat adalah infestasi. 

"Poin utama yang perlu disampaikan adalah butuh sinergi semua OPD agar semua hal tersebut tercapai", ucap Wabup. 

Dalam rapat ini hadir kepala OPD se-Kabupaten Lima Puluh Kota dan undangan terkai lainnya.

Sampaikan komentar & saran