Dinas Kesehatan Imbau Masyarakat Rajin Cek Kesehatan ke Posbindu PTM


Post by : Dinas Komunikasi dan Informatika, 23 Juli 201914:23:45
416 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Lima Puluh Kota, Diskominfo - Dinas Kominfo Lima Puluh Kota adakan talkshow bersama Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota di Radio Safasindo, Payakumbuh, Selasa, (23/07)

Talkshow kali ini menghadirkan narasumber Desmawita, S.P, M.KM, Kabid P2P dan Afriyenti, S.KM, M.KM, Kasi P2PTN Keswa dan Napza dengan topik tugas dan fungsi bidang P2P

Desmawita mengatakan bidang P2P merupakan bidang yang membahas tentang segala penyakit, baik peyakit menular maupun tidak menular, perumusan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan di bidang serveylen, kesehatan jiwa dan napza.
.
"Banyak penyakit menular saat sekarang ini, perlu diperhatikan sekali lingkungan kita. Penyakit menular seperti TBC yang merupakan penyakit bakteri menular yang berpotensi serius yang terutama mempengaruhi paru-paru. Bakteri penyebab TB menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Namun baru sepertiga dari penderita TB yang diketahui.", jelas Desmawita

Selanjutnya Afriyenti menjelaska penyakit yang tidak menular seperti hipertensi, diabetes maupun penyakit jiwa.
.
"Penyakit tidak menular tersebut dapat dicegah dengan mengikuti program Pos Binaan Terpadu (Posbindu PTM) yang ada disetiap Puskesmas di Kabupaten Lima Puluh Kota, 15 tahun ke atas diharuskan mengikuti kegiatan Posbindu. 13 Kecamatan dengan 22 puskesmas di Kabupaten Lima Puluh Kota sudah mempunyai Posbindu, namun yang lebih banyak datang adalah yang berusia 50 tahun keatas. Selain itu saat sekarang ini masih banyak masyarakat tidak percaya pengobatan medis. Ada beberapa masyarakat yang sebelumnya berobat ke dokter namun beralih ke pengobatan tradisional.", lanjut Afriyenti

Cara pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi yaitu pola makan diarahkan banyak konsumsi serat, minimal mengonsumsi 5 porsi sayur setiap hari, aktifitas fisik 30 menit tiap hari, dan minum air putih yang banyak serta lakukan Cerdik, (Cek Kesehatan Secara Berkala), hindari asap rokok.

Kemudian penderita katarak tahun 2018 ada sebanyak 666 orang. Paling tinggi khususnya bagian indera, kelainan reflaksi. Sekitar 1894 orang seperti rabun dekat, rabun jauh atau kelainan di lensa mata. Penyakit mata tidak menular sangat berpengaruh dalam penggunaan gadget. Sebaiknya lebih berhati-hati dan dibatasi mengunakan gadget hingga mata terhindar dari kelainan tersebut.

Sampaikan komentar & saran