Bupati Minta Bamus Awasi Dana Desa


Post by :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: user_name

Filename: limapuluhkota/v_beritadetail.php

Line Number: 263

Backtrace:

File: /var/www/clients/client42/web41/web/application/views/limapuluhkota/v_beritadetail.php
Line: 263
Function: _error_handler

File: /var/www/clients/client42/web41/web/application/controllers/Limapuluhkotaterkini.php
Line: 90
Function: view

File: /var/www/clients/client42/web41/web/index.php
Line: 315
Function: require_once

, 17 Maret 201608:45:54
2013 dibaca

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: link

Filename: limapuluhkota/v_beritadetail.php

Line Number: 279

Backtrace:

File: /var/www/clients/client42/web41/web/application/views/limapuluhkota/v_beritadetail.php
Line: 279
Function: _error_handler

File: /var/www/clients/client42/web41/web/application/controllers/Limapuluhkotaterkini.php
Line: 90
Function: view

File: /var/www/clients/client42/web41/web/index.php
Line: 315
Function: require_once

/1703161729_bupati-minta-bamus-awasi-dana-desa.jpg" alt="File foto tidak ditemukan !!!" class="rounded" style="height: auto;">

Bupati Lima Puluh Kota Ir. Irfendi Arbi, MP mengharapkan Badan Musyawarah (Bamus) nagari ikut membantu dan mengawasi penggunaan dana desa. Agar dana itu memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati dalam sambutannya pada acara pengambilan sumpah dan pelantikan anggota Bamus Nagari Durian Gadang Kecamatan Akabiluru, Kamis (17/3). “Dalam waktu dekat seluruh nagari akan mendapatkan kucuran dana desa. Kita berharap agar perencanaan dan pelaksanaan serta pertanggungjawaban dana itu dikawal Bamus. Termasuk memusyawarahkan untuk apa penggunaan dana tersebut,” ungkap Irfendi. Sebab, lanjut Irfendi, dana desa yang mencapai Rp1 milyar itu akan ikut diintip Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, hal ini tidak perlu ditakutkan kalau pemanfaatan dan penggunaan dana tersebut sesuai petunjuk atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Indak usah takuik, sepanjang kito mengikuti aturan main. Kalau indak tahu caro manggunokannya, tanyokan ka camat yang lebih tahu bagaimana petunjuknyo,” papar Irfendi dalam bahasa Minang. Dikatakan, pengelolaan keuangan itu harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Agar prinsip akuntabilitas itu terwujud, nagari harus melakukan manajemen masjid yang terbuka supaya tidak berurusan dengan aparat hukum. Terkait dengan Bamus, Irfendi menginginkan lembaga yang baru dilantik itu agar benar-benar berperan dalam pemerintahan nagari . Menurut dia, dalam menjalankan tugasnya, Bamus perlu berkoordinasi secara intensif dengan Walinagari serta memahami peran dan fungsinya. “Kita berharap fungsi kelembagaan nagari ini dapat berjalan dengan efektif, sehingga proses penyelenggraan pemerintahan berjalan dengan baik,” tutur Irfendi. Lebih jauh putera Koto Tangah Simalanggang itu menyampaikan, keinginannya untuk mambangkik batang tarandam membangun nagari yang dimulai dengan memekarkan nagari. Sebab, kondisi saat ini banyak nagari di daerah ini memiliki luasan wilayah yang besar dan penduduk yang banyak. “Daerah Painan Pesisir Selatan yang semula hanya memiliki 37 nagari sekarang mempunyai 187 nagari. Bila daerah itu mendapatkan alokasi dana desa hampir Rp200 milyar maka Lima Puluh Kota hanya akan mendapatkan sekitar Rp79 milyar sesuai jumlah nagarinya. Inilah salahsatu hambatan kita di Sumatera Barat dan di Kabupaten Lima Puluh Kota khususnya,” papar Irfendi. Terkait dengan itu, ia beranggapan perlu melakukan pemekaran nagari. “Alhamdulillah, saat ini kita tengah memproses pemekaran Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan,” kata Irfendi. Pengambilan sumpah dan pelantikan Bamus yang beranggotakan 7 orang itu dilakukan Camat Akabiluru Elsiwa Fajri disaksikan Bupati Irfendi Arbi. Ikut hadir dalam acara itu anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Marshal. (hendri gunawan)

Sampaikan komentar & saran