OPTIMASI LAHAN PERTANIAN


Post by : Dinas Tanaman Pangan, 01 Oktober 201513:21:29
1859 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

       Sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk khususnya di Kab. Lima Puluh Kota, diperlukan upaya peningkatan produksi pangan khususnya beras untuk dapat mempertahankan swasembada pangan dan memantapkan kondisi ketahanan pangan yang berdaulat. Lahan sawah sebagai salah satu faktor produksi yang penting  saat ini sudah semakin berkurang, salah satunya karena terjadinya alih fungsi lahan sawah yang mengancam upaya peningkatan produksi pangan.  Untuk itu perlu segera diambil langkah-langkah strategis untuk dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah yang ada saat ini sehingga berproduksi lebih maksimal. 

        Optimasi lahan merupakan salah satu langkah strategis dalam mengantisipasi kekurangan lahan untuk memproduksi padi. Disamping itu, kegiatan ini merupakan pilihan yang tepat dilaksanakan karena hasilnya dapat segera terlihat dengan biaya yang relatif murah. 

         Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan Indek Pertanaman (IP) dan produktifitas melalui penyediaan sarana produksi (pupuk dan atau kapur) serta bantuan pengolahan tanah, dan dilaksanakan pada daerah irigasi yang kondisi jaringan irigasinya baik. Pola pelaksanaan kegiatan Percepatan Optimasi Lahan adalah berupa Bantuan Sosial dengan pola transfer langsung ke rekening kelompok. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kebersamaan dan gotong royong yang tinggi di setiap kelompok pelaksana kegiatan, dan kelompok dapat semakin solid dan padu sehingga tidak ada perselisihan di intern kelompok.

          Pada Tahun 2015 ini, Kab. Lima Puluh Kota mendapat bantuan optimasi lahan dari dana APBN sebesar Rp. 3.228.000.000,- untuk 2.690 Ha lahan yang tersebar di lebih kurang 232  kelompok tani.  Setiap kelompok tani penerima mendapatkan bantuan Rp. 15.000.000,- s/d Rp. 18.000.000,- untuk pembelian saprodi (pupuk) dan upah pengolahan lahan.

          Dengan dilaksanakannya kegiatan pengembangan optimasi lahan ini diharapkan dapat meningkatkan IP dan produktivitas lahan sawah di Kab. Lima Puluh Kota sehingga dapat mendukung segera terwujudnya swasembada secara nasional.

 

Sampaikan komentar & saran