Limapuluh Kota,---Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin dt Bandaro Rajo melaunching Program “Satu Nagari Satu Rumah Tahfiz” serta “Pemakaian Baju Kurung Basiba” di aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak, Rabu (3/8).


Post by : Bagian Protokoler dan Komunkasi Pimpinan, 05 Agustus 202209:15:38
22 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Kegiatan ini dilakukan untuk Mewujudkan Visi dan Misi Kepala Daerah dimana dalam point pertama visi misi Bupati yaitu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbudaya dan berdaya saing berlandaskan keimanan, dan salah satu cara untuk menyukseskan visi misi tersebut dengan menciptakan banyak Hafizh Qur'an di Limapuluh Kota. 

Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, Sekda Lima Puluh Kota Widya Putra, Unsur Forkopimda, Kepala Kemenag, Ketua TP-PKK 50 Kota, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Limapuluh Kota. 

Dalam sambutannya, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin berharap kegiatan ini bisa dapat menyukseskan visi misi daerah dan dengan pemakaian seragam baju muslim di bulan 1 Muharram tersebut dapat rutin untuk dilaksanakan tiap perayaan Hari Besar Islam.

“1 Muharam sebagai momen penting bagi kita semua untuk mengingat kembali tonggak sejarah perjuangan umat Islam. Dimana peristiwa ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Dalam kehadiran kota Mekkah sendiri ada banyak nilai yag terkandung di dalamnya diantaranya perjuangan, kerjasama, nilai-nilai Tauhid, jiwa berkeadilan. Inilah yang mendasari Visi Misi terbentuknya daerah yang Madani,” tutur beliau. 

Ia juga berharap, melalui program ini akan lahir nantinya ahli-ahli tahfiz muda yang unggul dan kompeten serta berilmu pengetahuan di Limapuluh Kota. 

"Selain itu, sesuai dengan UU no 17 tahun 2002, kita berada dalam lingkup agama dan juga budaya. Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Untuk itu mulai hari ini kami mengesahkan penggunaan Baju Kurung Basiba sebagai pakaian dinas yang digunakan oleh perangkat Daerah Limapuluh Kota setiap hari Kamis dan hari-hari besar Islam lainnya,” beliau menambahkan

Seiring dengan dilaunchingnya program “Satu Nagari Satu Rumah Tahfidz”,  Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Dt. Safaruddin juga memberikan penghargaan kepada santri Berprestasi diantaranya Diyansani dari pondok Pesantren Az-Zamriyah, Farhan Aditya Putra dari pondok Pesantren Az-Zamriyah, Salma Putri Alisa dari pondok Pesantren Az-Zamriyah, Mizi Fauziyah dari pondok Pesantren Al-Kautsar, dan Robinah Nurul Ulya dari pondok Pesantren Al-Kautsar.

“Terima kasih dan selamat saya sampaikan kepada santri-santri berprestasi ini, putra putri kita inilah nantinya yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah Kabupaten Limapuluh Kota, serta menjadi harapan bagi masyarakat sekitarnya untuk peningkatan kualitas agama kita. Amin amin ya rabbal alamin”

Sampaikan komentar & saran