NAGARI TARANTANG LAKSANAKAN SOSIALISASI BAGI PEMUDA


Post by : Kesatuan Bangsa & Politik, 19 Juli 201910:16:18
323 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Limapuluh Kota,-- Nagari Tarantang bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lima Puluh Kota laksanakan sosialisasi bagi pemuda sebagai pemilih pemula pada pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 baik Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden , Pemilihan Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada Tahun 2020 yang akan datang.

Adapun materi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri M.Ali Firdaus,S.Sos adalah Pemilu dan Peran Serta Pemilih Pemula untuk ±20 Orang Pemuda/Pemudi Nagari Tarantang yang berasal dari 2 jorong di Kenagarian Tarantang. Kegiatan ini berlangsung 3 hari dari tanggal 17  sampai dengan 19 Juli 2019 di Gedung Serba Guna Nagari Tarantang. Khusus kesbangpol ambil bagian pada Hari Kamis, 18 Juli 2019.

Peran pemuda adalah sebagai agen perubahan, pelopor pembangunan, modernisasi pembaharuan sambut M.Ali Firdaus, S.Sos pada pembukaan sosialisasi tanggal 18 Juli 2019 tersebut.

Meningkatnya partisipasi Pemilu 17 April 2019 kemaren tidak lepas dari peran pemilih pemula yang ikut berpartisipasi dalam mewujudkan Pemilu yang berkualitas. Salah satu contoh, dari data KPU Kabupaten Lima Puluh Kota Pemilu Tahun 2014 jumlah partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 adalah sebesar 66 % saat Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden meningkat jadi 81,01 % pada Tahun 2019, ini menunjukkan masyarakat Indonesia sudah peduli akan nasib negara ini lima tahun kedepan.

Dengan meningkatnya kepedulian masyarakat ini, khususnya pemuda, generasi penerus bangsa akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

Diharapkan dengan sosialisasi ini akan menumbuhkan semangat generasi muda, kecintaannya terhadap negara ini, kepedulian akan nasib bangsa ini ke depan. Tujuan Jangka Pendeknya adalah agar mereka berperan serta aktif ataupun pasif dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 yang mana tahapannya akan dimulai Bulan Oktober tahun ini  

Jadilah pelaku sejarah demokrasi dan jangan sebagai penonton demokrasi .

Lima Menit di TPS akan menentukan nasib negeri ini lima tahun kedepan.

Sampaikan komentar & saran