Penilaian Kinerja Stunting Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota


Post by : Dinas Komunikasi dan Informatika, 27 Juli 202114:26:52
158 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Lima Puluh Kota, Diskominfo - Dalam rangka Pelaksanaan Penilaian Kinerja Stunting Tahun 2021, maka dilakukan Penilaian Kinerja oleh Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai salah satu Lokus Stunting Prioritas Nasional secara online di Ruang Rapat Wakil Bupati, Senin, (26/07/2021). 

Dihadiri oleh Tim Koordinasi Penanganan Stunting Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2021 Kepala Bapelitbang, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perumahan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Dinas Perikanan. Tim Pokja Data Penanganan Stunting Bapelitbang, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Perumahan Rakyat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Komunikasi dan Informatika, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat bidang Pelayanan Sosial Dasar, Koordinator DC Pamsimas. 

Mekanisme penilaian dilakukan secara bertahap mencakup penilaian cakupan intervensi gizi spesifik dan sensitive yang diprioritaskan pada lokasi fokus penanganan stunting , serta peningkatan cakupan rumah tangga sasaran yang dapat mengakses intervensi gizi secara terintegrasi. 

Adapun maksud dan tujuan penilaian adalah meninjau kemampuan dan pemberian umpan balik kepada pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi sebagai upaya pencegahan stunting terintegrasi di Jawa Tengah melalui pendekatan intervensi gizi (spesifik dan sensintive). 

Tujuannya adalah mengukur dan memastikan akuntabilitas tingkat kinerja, mengevaluasi kinerja, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting. 

Lingkup penilaian kinerja aksi konvergensi pada tahun 2021 adalah pelaksanaan aksi 5 – 8 tahun 2021 terkait dengan Pembinaan Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) , Perbaikan Sistem Manajemen Data, Pengukuran dan Publikasi Data Stunting, Review Kinerja Tahunan.

Sampaikan komentar & saran