BPBD Galakkan Penanggulangan Bencana secara Berlapis (simpel) Berbasis Masyarakat


Post by : Dinas Komunikasi dan Informatika, 09 Oktober 201914:53:47
11 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Lima Puluh Kota, Diskominfo – Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan daerah yang sering terkena bencana alam. Hal ini dikarenakan kondisi geografis Lima Puluh Kota yang banyak ditemui lembah, bukit, dan juga aliran sungai. Sehingga tak jarang bencana seperti banjir dan longsor sering terjadi..

Menyikapi hal tersebut pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Badan Pennggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Launching Stategi Peningkatan Penanganan Penanggulangan Bencana secara Berlapis (simpel) Berbasis Masyarakat, Senin (08/10/19).

Launching ini dilaksanakan dalam betuk sosialisasi dan simulasi penanggulanagn bencana Kelompok siaga Bencana (KSB) Nagari bertempat di lapangan bola kaki Situjuah Ladang Laweh Kecamatan Situjuah Limo Nagari .

Yang berbeda dari simulasi dan sosialisasi kali ini, selain personil dari BPBD, juga merangkul kelompok dan komunitas masyarakat sekitar yaitu sebanyak 7 kelompok dan komunitas diajak turun langsung ke lapangan. Sehingga dengan melibatkan setiap komponen masyarakat, dinilai akan lebih mengefektifkan penanganan bencana terutama di daerah terpencil

Kelompok dan komunitas yang ikut berperan dalam menyukseskan launching simulasi dan sosialisasi kali ini datang dari komunitas siaga bencana, komunitas trapay 50, komunitas arung jeram, komunitas sekolah gunung, dan komunitas jurnalis peduli bencana. Selain itu juga tampak dari kelompok siswa peduli bencana, yaitu sispala SMKN 3 Payakumbuh dan perwakilan OPD dan instansi vertikal yang tergabung dalam kegiatan penanggulangan bencana.

Bupati Lima Puluh Kota Ir. H. Irfendi Arbi, MP secara langsung membuka acara Launching. Ia sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai inovasi dan trobosan baru dari BPBD Lima Puluh Kota.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan penanggulangan bencana di Lima Puluh Kota, apalagi dengan melibatkan komponen mayarakat dari kelompok dan komunitas diharapkan penanggulanagan bencana bisa lebih ditingkatkan” tuturnya.

Selanjutnya Kepala BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota Joni Amir menyebutkan tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personil serta peralatan dalam menghadapi ancaman bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota dan mensosialisasikan strategi penanggulangan bencana secara berlapis berbasis masyarakat.

“Melalui simulasi dan sosialisasi ini tentunya diharapan dapat mencipatan aparatur yang tanggap, tangkas dan tangguh dalam menanggapi bencana di Lima Puluh Kota” tutup Joni Amir.

Dalam kegiatan ini juga terlihat hadir Sekda, Kepala OPD, sederet unsur Forkopimda Lima Puluh Kota, dan Dandim 0306/50 Kota.

Sampaikan komentar & saran