Pengembangan Pepaya Madu di Kecamatan kapur IX


Post by : Dinas Tanaman Pangan, 03 Agustus 202014:02:16
94 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Pepaya (Carica papaya) merupakan buah-buahan tropis yang memiliki bermacam varietas, saat ini yang popular dimasyarakat adalah jenis papaya madu karena peluang bisnisnya menjanjikan dengan meraup keuntungan yang terbilang tinggi. Pepaya Madu disukai karena rasanya lebih manis, daging buahnya lebih tebal , daya simpan lebih lama, serta budidayanya pun cukup mudah dibanding pepaya lain. Selain itu tingkat produktifitasnya termasuk tinggi dan cepat berbuah serta sifatnya toleran terhadap iklim dan cuaca .

Kecamatan Kapur IX yang merupakan Kawasan Tanaman Perkebunan, terutama komoditi gambir, yang belakangan ini mengalami penurunan pendapatan petani akibat rendahnya harga jual gambir. Menyikapi permasalahan ini, BPP Kecamatan Kapur IX Melalui Training BPP Kecamatan, pada tanggal 30 Juli 2020, melaksanakan demplot pengembangan budidaya pepaya madu yang adaptif dikembangkan di Kecamatan Kapur IX.   Melalui demplot sebanyak 50 batang pepaya madu, diharapkan dapat menjadi percontohan bagi petani sekitar untuk ikut mengembangkan komoditi ini di kecamatan kapur IX.

Prospek pengembangan pepaya madu cukup menggiurkan, dilihat dari pasokan pepaya madu yang selama ini diisi oleh produk dari Kabupaten dan kota sekitar.  Teknik budidaya Pepaya Madu juga tidak rumit, panen dimulai dari usia 1 tahun setelah tanam, yang dapat dilakukan setiap 7-10 hari sekali, dengan produktifitas 2 ton/Ha sekali panen mingguan. 

Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan pengembangan Pepaya Madu di Kecamatan Kapur IX ini dapat membantu petani dalam meningkatkan kesejahteraannya, dan menjadikan kecamatan Kapur IX menjadi kecamatan yang mampu memenuhi kebutuhan buah secara mandiri, terutama komoditi pepaya. (K9)

Sampaikan komentar & saran