Randai Tontonan Urang Gaek


Post by : Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, 21 Mei 201508:22:26
2717 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Mungkin sebagian besar orang saat ini berpikir demikian, tapi tidak di Lima Puluh Kota. Seakan mata ini kembali ke zaman dulu dimana computer dan dunia maya belum sampai ke tengah-tengah masyarakat seperti saat ini. Pada masa itu orang tua, dewasa juga anak-anak sangat terhibur apabila ada pertunjukan randai. Semua bersorak dan berteriak jika adegan roman sedang berlangsung, tertawa terpingkal-pingkal menyaksikan adegan-adegan konyol, dan bahkan ketika adegan pertarungan dengan senjata tajam berlangsung semua yang menyaksikan ikut merasa tegang.

Begitu juga malam tadi di komplek Kantor Bupati Lima Puluh Kota Sarilamak - Bukik Limau, tepatnya pukul 21.00 WIB pada tanggal 20 Mei 2015, dalam sebuah pertunjukan randai  dalam rangka kegiatan Pekan Budaya Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2015. Kekhawatiran kita akan kurangnya minat dan ketertarikan remaja dan anak-anak terhadap kesenian-kesenian tradisional, khususnya randai agaknya masih bisa kita perbaiki. Puluhan anak-anak dan remaja tampak terhibur dan antusias menyaksikan pertunjukan randai yang sedang berlangsung. Mereka berebut untuk memperoleh tempat paling depan, berteriak, tertawa terbahak-bahak menyaksikannya. Dan hebatnya lagi, hampir semua personil randai mulai dari pemusik, tukang dendang, dan yang ada dalam legaran adalah para remaja.

Sesuai dengan tema Pekan Budaya itu sendri, “Mambangkik Tradisi, Mambangun Nagari”. Agaknya masih belum terlambat bagi kita untuk kembali mengajak para generasi muda dan anak-anak di Minangkabau ini untuk kembali menekuni kesenian dan tradisi lama yang sudah menjadi cirikhas dan jatidiri kita. Tidak hanya randai, tetapi kesenian tradisional lainnya seperti talempong pacik, alua pasambahan, menari dan menyanyi. Oleh sebab itu, marilah kita maksimalkan segala hal yang positif dari kegiatan ini dan menjadikan hal negatif sebagai pembelajaran untuk lebih baik kedepannya.

Sampaikan komentar & saran