9 Sekolah Raih Penghargaan Mendiknas


Post by : , 17 Maret 201609:37:22
2449 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Sebanyak 8 SLTP dan 1 SMA di Kabupaten Lima Puluh Kota merebut predikat sekolah dengan Indeks Integritas penyelenggaraan Ujian Nasional (IIUN) yang tinggi pada tahun 2015. Bupati Lima Puluh Kota Ir. Irfendi Arbi, MP mengaku bangga dengan prestasi tersebut. tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. “Kita bangga 9 sekolah kita meraih penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anies Baswesdan. Prestasi kejujuran yang luar biasa ini harus terus ditingkatkan. Kalau kini IIUN diperoleh 9 sekolah, tahun besok harus lebih banyak lagi,” ujar Bupati di hadapan para Kepala SLTP dan SLTA se Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kepala Dinas Pendidikan Radimas, S.Pd di ruang pertemuan SMPN 1 Payakumbuh, Kamis (17/3). Menurut Irfendi, penghargaan yang baru saja diterimanya itu membuktikan sekolah di daerah ini jujur dan hebat. Sekolah yang sukses merebut penghargaan itu patut mendapatkan perhatian khusus dari Dinas Pendidikan daerah ini agar sekolah tersebut lebih bergairah meningkatkan kebolehannya di masa mendatang, sekaligus memotivasi sekolah lain untuk merebut prestasi serupa. “Kita mememinta Dinas Pendidikan memberikan perhatian lebih terhadap sekolah yang meraih predikat jujur tersebut agar mereka lebih gairah lagi mempertahankan prestasinya. Kita menyadari mempertahankan pretasi itu tidak gampang. Begitu juga dengan sekolah lainnya, diharapkan ikut mengejar pretasi serupa di tahun berikutnya,” pinta putera Koto tangah Simalanggang ini. Lebih lanjut Irfendi meminta pihak sekolah untuk terus menanamkan dan menumbuhkembangkan integritas, kejujuran budi pekerti terhadap siswa. Ia mengaku tidak ingin generasi di daerah ini terbawa arus budaya barat yang terkadang tidak sesuai dengan norma dan etika masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota. Dikatakan, pendidikan, integritas dan kejujuran sangat sesuai dengan visi dan misinya. “Kita ingin pihak sekolah lebih inten lagi menumbuhkembangkan nilai-nilai integritas, etika dan kejujuran dengan pembelajaran-pembelajaran karakter yang baik. Selain di sekolah, hal ini juga harus dilakukan di tengah keluarga dan lingkungan masyarakat. Pendidikan dan kejujuran ini sesuai dengan visi misi saya selaku bupati,” papar pemimpin pilihan masyarakat tersebut. Dalam kesempatan itu Irfendi juga mengingatkan semua sekolah untuk melaksanakan keterbukaan terhadap publik. Sebab, UU nomor 14 tahun 2008 jelas mengamanatkan semua informasi publik wajib dibuka atau diinformasikan. “Terkait dengan keterbukaan informasi publik tersebut, kita sudah pernah mendatangkan Komisi Informasi Provinsi Sumbar untuk memberikan sosialisasi ke tengah aparatur di daerah ini beberapa waktu lalu,” tutur Irfendi. Keterbukaan itu, lanjutnya bukan hanya terkait dengan anggaran, namun juga soal asset. Untuk itu ia meminta setiap sekolah membuat kartu inventaris ruangan (KIR) nya. Ketika ada pemeriksanaan asset, pihak sekolah tidak kelabakan. Begitu pula dalam pelasanaan kegiatan pembangunan, Irfendi menghimbau semua aparatur termasuk kalangan guru untuk bekerja sesuai aturan berlaku agar tidak berurusan dengan aparat hukum. “Namun, sepanjang mengikuti ketentuan hukum yang ada, tidak ada yang perlu ditakutkan,” tegas Irfendi. Kesembilan sekolah yang meraih indek integritas yang tinggi itu antara lain SMPN 1 Kecamatan Harau, SMPN 5 Kapur IX, SMPN 5 Lareh Sago Halaban, MTS Al Makmur Tungkar, SMPN 2 Payakumbuh, SMPN 4 Payakumbuh, MTS Koto Tangah dan SMPN 2 Mungka. Selain itu juga SMAN 1 Gunuang Omeh. (hendri gunawan)

Sampaikan komentar & saran