Muhammadiyah Harus Jadi Suriteladan


Post by :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: user_name

Filename: limapuluhkota/v_beritadetail.php

Line Number: 263

Backtrace:

File: /var/www/clients/client42/web41/web/application/views/limapuluhkota/v_beritadetail.php
Line: 263
Function: _error_handler

File: /var/www/clients/client42/web41/web/application/controllers/Limapuluhkotaterkini.php
Line: 90
Function: view

File: /var/www/clients/client42/web41/web/index.php
Line: 315
Function: require_once

, 06 Maret 201614:10:37
1913 dibaca

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: link

Filename: limapuluhkota/v_beritadetail.php

Line Number: 279

Backtrace:

File: /var/www/clients/client42/web41/web/application/views/limapuluhkota/v_beritadetail.php
Line: 279
Function: _error_handler

File: /var/www/clients/client42/web41/web/application/controllers/Limapuluhkotaterkini.php
Line: 90
Function: view

File: /var/www/clients/client42/web41/web/index.php
Line: 315
Function: require_once

/0803161144_muhammadiyah-harus-jadi-suriteladan.jpg" alt="File foto tidak ditemukan !!!" class="rounded" style="height: auto;">

Bupati Lima Puluh Kota Ir.Irfendi Arbi, MP mengharapkan Muhammadiyah terus memberikan support dan kontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Agar bisa tampil lebih baik lagi, ia mengajak organisasi ini memilih pemimpin yang mempunyai visi, integritas, dan amanah. “Tidak dipungkiri, selama ini Muhammadiyah telah banyak berbuat di tengah masyarakat Lima Puluh Kota, terutama di bidang pendidikan. Agar bisa berkontribusi lebih besar lagi, kita berharap pemilihan kepengurusan Muhammadiyah untuak periode 2016-2021 benar-benar menampilkan orang yang berkopetensi, amanah, jujur dan bermartabat. Hal itu disampaikan Irfendi dalam sambutannya pada acara Musyawarah Daerah (Musda) ke 15 Muhammadiyah, Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Lima Puluh Kota di Balai Rupi Kecamatan Payakumbuh, Sabtu (5/3). Irfendi mengajak Muhammadiyah tidak salah pilih pemimpin dan tidak memaksakan memilih seseorang yang berkompetensi. Sebaliknya harus memilih dengan hati nurani demi kemajuan organisasi di masa mendatang. “Kita ingin daerah ini melahirkan para pemimpin hebat dan amanah yang salahsatunya dimulai oleh Muhamadiyah. Saya yakin Muhammadiyah akan memulainya dalam Musda ini,” ujar Irfendi. Dalam kesempatan itu Irfendi juga berharap orang-orang Muhammadiyah yang tersebar di berbagai nagari di daerah ini ikut berpartisipasi dalam pemilihan para wali nagari defenitif yang hingga kini sudah satu tahun di pegang penjabat. “Penjabat wali nagari kita banyak yang sudah setahun di Pj-kan. Harusnya enam bulan sejak wali nagari lama berhenti sudah diganti dengan wali nagari baru. Kita berharap orang-orang Muhammadiyah ikut berperan menampilkan wali nagari yang baik,” tutur Irfendi sembari menyebut dirinya sudah memerintahkan jajarannya menggelar pemilihan wali nagari dalam tiga bulan ini. Senada dengan Irfendi, sebelumnya Ketua DPP Muhammadiyah Dr. Anwar Abbas dalam sambutannya senada mengharapkan pemimpin yang terpilih dalam Musda itu mempunyai visi yang diharapkan dapat membuat Muhammadiyah jauh lebih baik dari hari ini. Pemimpin baru itu harus bisa menjadikan muhammadiyah dapat disuriteladani. “Saya melihat Muhammadiyah Kabupaten Lima Puluh Kota hari ini masih jauh dari harapan. Tetapi bukan berarti Muhammadiyah daerah ini tidak bisa bangkit. Saya berharap kepemimpinan yang baru akan bisa bangkit dan menjulang sehingga dilihat dan disuriteladani banyak orang,” ungkap Anwar menjawab Singgalang usai acara pembukaan Musda tersebut. Menurutnya, musyawarah organisasi ini merupakan acara yang sangat strategis. Bila musyawarah tidak berlangsung dengan baik dan terlalu di politiki, ia pesimis Muhammadiyah Lima Puluh Kota bisa mendapatkan tokoh-tokoh yang diharapkan organisasi utnuk memajukan organisasi. “Saya berharap musyawarah ini mempergunakan rasionalitas dan aklakulkarimah. Carilah pemimpin yang bisa membawa Muhammadiyah Lima Puluh Kota ke depan ke tingkat yang dicita-citakan,” tegas Anwar yang asli Jorong Balai Mansiro Nagari Guguak VIII Koto. Lebih jauh ia menegaskan tidak mau Muhamadiyah menjadi organisasi yang suka meminta-minta. Justru sebaliknya, diharapkan bisa menciptakan kondisi dimana pemerintah dan masyarakat yang minta-minta kepada Muhammadiyah. “Agar tidak menjadi organisasi pemin-minta, Muhammadiyah harus menjadi organisasi yang kaya. Caranya, ajak para pengusaha untuk ikut terlibat dalam organisasi ini dan buat usaha atau bisnis sendiri,” paparnya. Ikut hadir dalam Musda itu Ketua DPW Muhammadiyah Sumbar Sofyan Karim dan ratusan pengurus Muhammadiyah, Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah. (hendri gunawan)

Sampaikan komentar & saran