Jemput Bola, Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo disambut Hangat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Sakti Wahyu Trenggono.


Post by : Dinas Komunikasi dan Informatika, 07 April 202110:23:42
106 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Lima Puluh Kota, Diskominfo - Dalam rangka mewujudkan visi misi dan penyempurnaan penyusunan RPJMD Kabupaten Lima Puluh Kota, Tahun  2021-2026 yang mencakup pembangunan sosial dan Sumber Daya Manusia, ekonomi dan kegiatan agribisnis terpadu, serta pembangunan infrastruktur, membuat Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri sering jemput bola ke pemerintah pusat.

Berbagai terobosan terus diupayakan, termasuk ekspos potensi daerah kepada kementerian dan lembaga yang ada di pemerintah pusat, sebagai langkah sinergitas perencanaan pembangunan antara pusat dan daerah, yang diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kali ini, Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo diundang oleh Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kementrian Kelautan Perikanan untuk penandatangan perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mendapat sambutan langsung dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, terkait pengembangan budi daya ikan darat, atau ikan lokal untuk peningkatan sumber perekonomian masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota.

"Alhamdulillah, kami terus mencari terobosan dalam menyampaikan potensi daerah kepada kementrian dan lembaga negara yang berada di Jakarta, sesuai dengan bidang dan kewenangan kementrian terkait, baik sektor pariwisata, pertanian, perdagangan, maupun infrastruktur daerah," ucap Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo disela sela pertemuannya dengan Menteri Kelauatan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, di Hotel Pullman, Bandung, Selasa (6/4/2021)

Ditambahkan Bupati, MoU ini merupakan tindak lanjut keseriusan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk melakukan perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang perikanan. Juga, merealisasikan program Pemerintah Daerah dalam pemanfaatan potensi sektoral.

"Kita ikuti aturan pemerintah, tentu dengan koordinasi dan akurasi data yang kita miliki pada setiap sektor. Sehingga terjalin kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dengan pusat." Kata Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kelautan dan perikanan, Sakti Wahyu Trenggono sangat mengapresiasi langkah dan inisiasi Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo terkait dijadikannya Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai pusat pembenihan dan pembesaran ikan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

"Saya ingin membawa KKP ini rebound agar sektor kelautan dan perikanan bisa berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan," ujar Menteri Trenggono.

Tak hanya itu, Menteri Sakti Wahyu Trenggono juga antusias terkait kerjasama sektor perikanan dengan Kabupaten Lima Puluh Kota yang dikenal memiliki masyarakat homogen dengan bentang alam yang indah nan menawan.

"Dalam waktu dekat, kita ingin melakukan peninjauan ke Kabupaten Lima Puluh Kota. Bulan Ramadhannya kan juga sudah dekat, nanti sekalian kita ikut Tim Safari Ramadhan bareng Pak Bupati," ucapnya

Penandatanganan MoU tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, diantaranya, akan dibangun di Lima Puluh Kota, pusat pembenihan dan pembesaran ikan dari kementerian serta penetapan kampung-kampung tematik seperti kampung ikan dewa, limbek, dan sebagainya untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu juga akan dilakukan pembukaan politeknik perikanan dan pembangunan kantor riset KKP di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Selain Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Menteri Kelautaan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, pertemuan tersebut juga didampingi oleh Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Subiakto,  Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia kementrian kelautan dan perikanan, Syarif Widjaya, Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, Ir. Yosmeri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Syamsul Mikar serta Sekretaris Perikanan Kabupaten Lima Puluh Kota, Susi Letrini.

Sampaikan komentar & saran