Bupati Tinjau Langsung Jalan Terban


Post by : , 07 Desember 201608:46:44
1940 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Bupati Limapuluh Kota sepertinya cukup responsif dengan persoalan yang melanda masyarakatnya. Begitu mengetahui jalan terban di Aie Masin Nagari Sungai Naniang Kecamatan Bukik Barisan, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi langsung turun ke lokasi, Senin (14/11).      

“Kita minta Wali Nagari segera melakukan rapat dengan melibatkan berbagai pihak termasuk forum tiga pilar di nagari yang terdiri dari unsur pemerintahan nagari, Babinsa dan Babinkantibmas. Tujuannya untuk mencari solusi terbaik dalam persoalan bencana ini,” ujar Irfendi di hadapan Wali Nagari Sungai Naniang Penyul Hasni, Camat Bukik Barisan Rahmad Hidayat dan berbagai unsur masyarakat di lokasi bencana.

Hasil rapat di tingkat nagari, lanjut Irfendi, hendaknya sudah ada dalam hari ini dan segara sampaikan ke Bupati untuk secepatnya ditindaklanjuti.

“Kita tidak ingin bencana ini berlarut agar masyarakat tidak merasakan dampak buruknya. Untuk itu, kita meminta pihak nagari segera melakukan rapat dan menyampaikanya ke kabupaten,” ujar Irfendi.

Karena ruas jalan yang terban pada Sabtu malam (12/11) itu berada titik yang sama dengan bencana serupa yang terjadi pada tanggal 2 Pebruari 2016 silam, Irfendi menilai perlu diadakannya penelitian apakah jalan itu layak diperbaiki atau akan lebih bagus di pindahkan.

“Kita perlu melakukan penelitian kelayakan lokasi jalan ini dengan ahlinya. Kalau lokasi ini tidak memungkinkan, kapan perlu kita cari jalur alternative,” tutur Irfendi.

Dengan kondisi sekarang, jalan itu tidak bisa lagi dilewati kendaraan roda empat dan hanya bisa dilalui roda dua dengan ekstra hati-hati. Sementara keberadaan jalan ini merupakan jalur terdekat satu-satunya bagi masyarakat Sungai Naniang menuju ibu kecamatan di Jorong Guntuang Kenagarian Banjaloweh ataupun ke Pasar Suliki di Kecamatan Suliki.

“Karena jalur ini tidak bisa lagi dilewati, kendaraan roda empat terpaksa menempuh jalur Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh yang menambah jarak tempuh hingga puluhan  kilometer dengan waktu tempuh lebih lama hingga sekitar 1 jam untuk mencapai Guntuang atau Suliki,” ujar Wali Nagari Sungai Naniang Penyul Hasni.

Pertambahan waktu dan jarak tempuh tersebut, diakui warga setempat akan membuat ongkos transportasi barang dan orang jadi melambung.

“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki. Sebab, kondisi tersebut bisa dipastikan akan membuat keluhan masyarakat karena sangat mengganggu kelancaran arus lalu-lintas orang dan hasil pertanian warga serta tranportasi siswa Sungai Naniang yang bersekolah di luar nagari Sungai Naniang,” tutur warga di hadapan Bupati. (hendri gunawan)

Sampaikan komentar & saran