Kualitas Sumber Daya Manusia Kunci Pembangunan


Post by : Sekretariat Dewan, 11 Desember 201711:27:35
852 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Lima Puluh Kota - "Kunci pokok keberhasilan suatu pembangunan terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia, semakin tinggi kualitas Sumber Daya Manusia suatu daerah maka akan semakin tinggi tingkat pencapaian pembangunan daerah tersebut. Sedangkan tujuan atau target yang ingin dicapai dalam pembangunan adalah terjadinya perubahan-perubahan kearah peningkatan    Sumber Daya Manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pembangunan sumberdaya manusia dapat dilihat dari gambaran kualitas fisik dan non-fisik dimana di dalamnya termasuk karakter atau menurut kearifan lokal daerah adalah kualitas moral spiritual. Kualitas fisik sangat erat kaitannya dengan pemenuhan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan kondisi yang baik bagi kehidupan sosial kemasyarakatan." ujar Deni Asra, S.Si Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota  dan Koordinator Komisi I.

Terkait dengan pemenuhan harapan kualitas  sumber daya manusia, mari kita jadikan peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017, sebagai momentum peningkatan pendidikan berkarakter yang berjiwa Pancasila yang bertujuan agar generasi muda tidak terlibat suatu tindakan kearah yang negatif dan terlibat Narkoba. Dari sekolah kita harus mencegah bahaya Narkoba bagi generasi muda, sebab Narkoba sebagai musuh bangsa juga penghancur generasi muda sehingga harus diberantas hingga akar-akarnya. Dapat kita bayangkan, jika narkoba tak diberantas dan dicegah tentu dipastikan bangsa ini menjadi kemunduran juga kehidupan semakin terpuruk," kata Deni Asra.

Untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia , harus menyelesaikan permasalahan utama dibidang pendidikan hal ini dapat dicapai apabila pemerintah memberikan perhatian kepada para tenaga pendidik. Sekarang ini , apakah kini kita sudah cukup memuliakan guru. Tanpa sentuhan guru, kita tidak akan dapat menciptakan generasi yang baik . Tapi berkat gurulah banyak generasi berbakat berpertasi dan meraih cita-cita mereka di tanah air ini, namun kenyataannya masih kesejahteraan mereka belum dapat kita perhatikan terutama guru honorer di PAUD yang baru mendapat Rp.200.000,- sd Rp.300.000,- hal ini ke depan perlu mendapat perhatian serius." Ujar Deni Asra .

Disamping meningkatkan mutu guru yang professional dan sarana prasarana pendidikan , untuk meningkatkan SDM adalah meningkatkan derajat kesehatan  yang masih rendah. Rendahnya derajat kesehatan masyarakat  merupakan masalah pokok bidang kesehatan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang menyebabkan rendahnya Sumber Daya Manusia. Demikian juga halnya kondisi derajat kesehatan masyarakat yang belum menggembirakan, baik kondisi sanitasi, air minum, lingkungan, dan persampahan. Hal ini perlu menjadi perhatian untuk dibenahi pada tahun mendatang.   " Terang Deni Asra politisi muda Gerindra.

Sementara Riko Febrianto,SH Ketua Komisi I DPRD Lima Puluh Kota yang meliputi bidang Pemerintahan, Politik, Keamanan dan Pendidikan, menilai reformasi birokrasi belum berjalan dengan baik. "selama dua tahun ini, Reformasi Birokrasi belum berjalan dan dilaksanakan dengan baik, pasalnya sampai Desember banyaknya  kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang dijabat oleh penjabat pelaksana tugas (plt) " ujar Riko Febriato tokoh muda dari Partai Golkar yang dikenal disiplin dan tegas ini.

Ditegaskannya Pemkab Limapuluh untuk segera membuka assessment, dalam rangka pengisian jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungan pemerintah daerah tahun 2017, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor : 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah yang berdasarkan analisa beban kerja (workload), analisa jabatan, dan assessment," tukuk Riko Febrianto.

"sekarang sudah masuk di bulan Desember 2017 dan bulan depan akan melaksanakan Kegiatan tahun 2018, kendati baru sebelas OPD yang dilelang , silahkan buka assesment yang langsung kepada seluruh OPD yang masih ada PLTnya dan berikut dengan pelaksanaan penetapan Sekda definitif , sehingga nantinya apapun hasil dari assesment tersebut kita harapkan mampu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Limapuluh Kota ," Imbuhnya.

" begitu juga untuk menghemat beban belanja APBD, Pemda  perlu melakukan evaluasi beban kerja kepada Tenaga Harian Lepas (THL) yang berjumlah lebih 4.000-an orang , apabila tidak mempunyai beban kerja dan keterampilan yang mendukung terhadap visi misi OPD perlu dikurangi" pungkas Riko Febrianto.

Dengan Koordinator Deni Asra,S,SI Wakil DPRD Limapuluh Kota dari Fraksi Gerindra ,Komisi I dengan susunan sebagai berikut : Riko Febrianto, SH  dari Fraksi Golkar (Ketua), Wirman Dt Pangeran Nan Putiah, SH dari fraksi PPP (Wakil Ketua), Yosrizal Dt Permato Alam dari Fraksi PAN (sekretaris) dan anggota sebagai berikut: Della Ermaifa, S. Psi dari Fraksi Golkar, Wendi Chandra , ST dari Fraksi Demokrat, Yusnir BA dari Fraksi Demokrat, Irdapel Masrizal dari Fraksi Gerindra, H. Ermizal Jalinus, SE dari Fraksi PPP, Hemmy Setiawan dari Fraksi PDIP & PBB , Suriadi dari Fraksi Hanura dan H. Yos Sariadi, S. Ag dari Fraksi PKS &PBB.(Humas)

Sampaikan komentar & saran