Yendri Minta Waspadai Penyakit


Post by : Bagian Humas Sekretariat Daerah, 10 Februari 201614:58:06
1899 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Penjabat Bupati Lima Puluh Kota H Yendri Tomas, SE, MM dan calon Wakil Bupati terpilih Ferizal Ridwan, S.Sos meninjau lokasi bencana alam di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Selasa (9/2). Keduanya berharap agar para korban benar-benar tertangani terutama masalah tempat penampungan sementara, kecukupan logistik dan mewaspadai ancaman penyakit pasca bencana. Ketika berada di pengungsian warga di Jorong Padang Balimbiang Nagari Bukik Sikumpa, Yendri membagikan bantuan sejumlah bahan makanan sembari menyarankan agar para korban untuk tetap bertahan di lokasi penampungan sebelum banjir benar-benar telah surut. Dalam kesempatan itu Yendri juga mengingatkan, para korban banjir untuk tetap waspada kendati air sudah mulai surut, terutama terhadap ancaman penyakit. Sebab, biasanya ketika air sudah surut akan ada sejumlah penyakit yang mengancam. “Kendati air sudah surut bukan berarti bencana sudah usai. Sebaliknya masih akan ada sejumlah ancaman penyakit seperti diare, demam, penyakit kulit, gatal-gatal dan lainnya mengancam warga,” ujar Yendri. Terkait dengan ancaman penyakit itu, ia mengaku sudah mengerahkan tenaga kesehatan dari dinas Kesehatan dan dokter untuk turun ke lokasi bencana “Kita harus mengantisipasi kemungkinan munculnya penyakit pasca bencana alam tersebut. Untuk itu, saya sudah memerintahkan tenaga kesehatan ke lapangan,” katanya sembari mengingatkan seluruh SKPD untuk ikut turun ke lapangan dan ikut membantu meringankan beban para korban bencana alam tersebut. Yendri juga menyebut, sehari sebelumnya, Senin (8/2) ia juga sudah meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pangkalan. Dalam kesempatan turun itu ia sempat bertemu dengan anggota DPD Ema Yohana dan sama-sama berkeliling lokasi bencana dengan menggunakan mesin boot. “Dalam tinjuan ke lokasi bencana tersebut anggota DPD Ema Yohana memberikan bantuan spontan sebesar Rp10 juta. Selain itu ia juga berjanji akan menurunkan mobil dapur ke lokasi lokasi bencana,” tutur Yendri. Sementara itu Camat Lareh Sago Halaban Muftil Wahyudi dan anggota DPRD dari wilayah pemilihan Lareh Sago Halaban Virmadona, S.Sos kepada wartawan menjelaskan, di kecamatan ini banjir merendam ratusan hektar areal pertanian dan 36 rumah di Jorong Padang Balimbiang Nagari Bukik Sikumpa serta 3 rumah di Jorong Kubang Rasau Nagari Balai Panjang. “Akibat banjir tersebut sedikitnya 150 orang warga terpaksa harus mengungsi ke penampungan sementara di Mushalla di Jorong Padang Balimbiang ini,” ujar Muftil Wahyudi. (gun)

Sampaikan komentar & saran