PELATIHAN Early Warning Score dan Code Blue


Post by : RSUD Suliki, 01 Desember 201915:01:20
16 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Limapuluh Kota,-- Berbagai teknik pelayanan medis Rumah Sakit pada pasien menjadi topik menarik dalam pelatihan penatalaksanaan Early Warning Score dan aktivasi sistem Emergency Code Blue di Rumah Sakit, yang di gelar di Aula kantor RSUD dr. Achmad Darwis, Minggu-senin, 1, 2 Desember 2019.

Narasumber dari RSUP DR. M. Djamil Padang : dr. Dedy Kurnia, Sp.An, dr. Nadra Septiadi, M.Res, dan Muhammad Rizky, S.Kep. Pelatihan di ikuti oleh 30 peserta, baik itu dari dokter umum, perawat maupun bidan. Pelatihan dibuka oleh Direktur RSUD dr . Achmad Darwis, dr. Muryani Dhatri, M.Kes.

Acara terdiri dari beberapa sesi, sesi pertama membahas tentang konsep dasar EWS.  Perawat atau petugas medis harus memahami tentang Early Warning Score (EWS) dan Code Blue System di Rumah Sakit, tutur Dedy. 

Menurut Dedy,  EWS harus harus lebih ditekankan agar angka kejadian code blue menurun. "dan jika kejadian code blue meningkat, maka sistem, proses dan struktur tim code blue harus di evaluasi", tuturnya.

Dedy mengungkap kan dengan jelas dan menarik bagaimana cara mendeteksi secara dini penurunan kondisi pada pasien, baik itu pasien anak-anak, dewasa, maupun pasien maternitas.

Ada tiga kunci penting dalam EWS, yakni "deteksi dini, ketepatan waktu, dan kompetensi klinis", ujarnya.

Materi selanjutnya tentang "Pelaksanaan Code Blue di Rumah Sakit". Oleh  ketiga Narasumber, mereka menjelaskan, aktivasi code blue penanganan pertama dan segera untuk pasien dengan henti jantung dan atau henti nafas, di Rumah Sakit harus berjalan dengan cepat, respon time (waktu tanggap) nya harus kurang dari 5 menit karena setiap detik akan sangat berarti bagi nyawa pasien. 

Oleh karena nya harus ada nomor telepon atau nada alarm khusus untuk aktivasi code blue di Rumah Sakit, pesan Rizky.

Tak cukup mendengar kan materi, ke esokan harinya peserta dituntut agar bisa melakukan simulasinya ke lapangan.

Sampaikan komentar & saran