BIMTEK PENGELOLAN OPT PADA TANAMAN JERUK GUNUANG OMEH, BUPATI SAFARUDDIN - FOKUS PADA PENINGKATAN PRODUKSI 1300 HA JERUK


Post by : Bagian Protokoler dan Komunkasi Pimpinan, 15 Agustus 202209:07:50
45 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

Bersamaan dengan moment penyambutan kedatangan Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Harvick Hasnul Qolbi, Bupati Limapuluh kota Safaruddin Dt. Bagindo Rajo menghadiri Bimbingan Teknis Pengelolan OPT Pada Tanaman Jeruk Direktorat Perlindungan Hortikultura Kecamatan Gunuang omeh Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu 13 Agustus 2022.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Direktorat Jenderal Hortikultura, Kapolres 50 Kota, Wakapolres Payakumbuh, Dandim 50 Kota, Perwakilan dari beberap OPD, Camat, Niniak Mamak, Tokoh Masyarakat, dan kelompok tani Kecamatan Gunuang Omeh.
Mengawali sambutannya, Bupati Limapuluh Kota mengucapkan selamat datang kepada Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat dan penting bagi warga masyarakat Gunuang Omeh tentunya.

Terkait dengan visi daerah Limapuluh Kota yakni “terwujudnya lima puluh kota yang madani, beradat dan berbudaya dalam kerangka adat basandi syarak, sayarak basandi kitabullah”.

Dimana salah satu misi untuk mencapai visi tersebut adalah meningkatkan perekonomian melalui potensi hasil pertanian dan peternakan .

“Sungguh besar peluang peningkatan perekonomian di Limapuluh Kota , terkhususnya melalui hasil tani Jagung. Hal ini didukung karena semakin berkembangnya teknologi pengolahan jagung. Salah satu program unggulan kita adalah penanaman pada 20.000 hektar lahan jagung. Kenapa Jagung ? Karena saat ini ada sekitar 200.000 ton kebutuhan jagung, smentara itu produksi jagung baru mencapai sekitar 37.000 dari para petani, berarti masih ada kekurangan produksi sekitar 163.000 ton lagi. Karena tidak hanya untuk kebutuhan pangan, jagung ini juga sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha peternakan yaitu ungags.” Tutur beliau

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Limapuluh Kota itu juga menyinggung soal potensi unggul dan sudah sangat ternama dari Kecamatan Gunuang Omeh , yakni produksi tanaman jeruk nya yang sungguh ranum dan manis. 
“Kelompok Tani kecamatan Gunuang Omeh sudah sedari lama menanam jagung dan menjadikannya sebagai hasil utama pertanian mereka. Pada mulanya ketua kelompok ini mengawali penanaman dan pemeliharaan jeruk disini secara otodidak hingga akhirnya bisa berkembang seperti sekarang inin. Ini patut di apresiasi dan mendapat perhatian di tingkat nasional. Ada sekiar 1300 hektar lahan tanaman jeruk Gunuang Omeh yang sudah terdaftar di kelompok tani, dan masih ada lainnya yang belum terdaftar. Ini bukti begitu besarnya potensi produksi jeruk di daerah ini.” ujar Safaruddin menambahkan.
Bupati Limapuluh Kota menyampaikan bahwa saat ini yang menjadi kendala dan momok setiap kelompok tani adaalh merebaknya hama lalat buah. Untuk itu besar harapan beliau bahwa akan diadakan nantinya pelatihan khusus untuk membasmi lalat buah kepada seluruh kelompok tani yang ada.
“Untuk memaksimalkan produksi Jeruk ini, tidak cukup hanya berasal dari dukungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, tetaapi juga dari Menteri Pertanian baik itu dukungan berupa alat pertanian, maupun juga penyuluhan mengenai pembasmian hama lalat buah. Sehingga produksi bisa terus meningkat. Harapannya nanti hasil pertanian ini tidak sebatas dalam betuk buah jeruk saja. Tetapi juga bahan olahan jeruk lainnya, seperti produksi selai jeruk yang sangat berguna untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat sekitar “, tutur Bupati Limapuluh Kota menutup sambutannya.

Sampaikan komentar & saran