Bupati MoU dengan STTD


Post by : , 28 April 201522:16:31
2885 dibaca

File foto tidak ditemukan !!!

“Kami sangat gembira dengan adanya kerjasama ini. Kami yakin dan percaya, moment ini tidak akan kami sia-siakan,” ungkap Alis.

 

Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kementerian Perhubungan RI Zulmafendi, SE,M.Sc di aula kantor bupati di Sarilamak, Jumat (20/2). Tujuannya, untuk mempercepat terpenuhinya kebutuhan sdm  bidang perhubungan darat yang berkompeten di daerah ini.

Dalam penyampaiannya Bupati menyambut baik kerjasama tentang pemenuhan sumber daya manusia (sdm) bidang perhubungan darat tersebut. Bupati meminta nota kesepahaman itu segera ditindaklanjuti oleh SKPD terkait.

“Kami sangat gembira dengan adanya kerjasama ini. Kami yakin dan percaya, moment ini tidak akan kami sia-siakan,” ungkap Alis.

Nota kesepahaman yang telah ditandatangani itu, lanjut Alis, harus segera ditindaklanjuti dan lahirkan keputusan bupati dan pelaksanaannya. Sehingga, apa yang diharapkan mampu dilaksanakan dengan baik.

Dikatakan, daerah ini harus memanfaatkan kerjasama menyangkut rekrutmen tenaga di Dinas Perhubungan ini dengan sebaik-baiknya. Apalagi Lima Puluh Kota yang memiliki 402 jorong atau sub desa, 79 nagari atau desa dan 13 kecamatan bila direntang, panjang jalannya barangkali mendekati 350 km.

“Ini jelas membutuhkan tenaga akademik yang profesional dan piawai. Untuk membangun bidang tranpsortasi yang lebih baik, ke depan kita butuh tenaga ahli seperti tamatan di STTD,” ujar Alis.

Dengan sdm yang handal tersebut, lanjutnya, berbagai permasalahan di bidang transportasi diharapkan transportasi di daerah ini dapat teratasi.

Sementara Ketua STTD Zulmafendi dalam paparannya menjelaskan, STTD memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk menerima lulusan STTD  untuk meningkatkan pelayanan di sektor transportasi di daerah. Sesuai surat persetujuan Menpan dan Reformasi Birokrasi RI tanggal 21 April 2014 Nomor B/1518/M.PAN.RB/4/2014 perihal persetujuan pola pembibitan SDM putera/puteri daerah dalam sistem penerimaan taruna/taruni STTD, maka sekolah tinggi ini menawarkan kerjasama dengan pemerintah daerah.

“Kita menawarkan kerjasama dengan pemerintah daerah guna penyerapan lulusan dan penerimaan putera puteri daerah sebagai calon taruna taruni STTD yang dituangkan dalam nota kesepahaman kerjasama guna memenuhi kebutuhan sumberdaya manusia yang berkompeten di sektor transportasi darat,” terang Zulmafendi.

Berikutnya, ujar Zalmafendi, MoU tersebut disampaikan kepada Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi serta Badan Kepegawaian Negara untuk diproses lebih lanjut tentang formasi dan pelaksanaan tes kompetensi dasarnya (TKD) bagi lulusan STTD.

“Tujuan pola pembibitan ini diantaranya untuk memenuhi kebutuhan sdm profesional bidang transportasi darat di lingkungan kementerian perhubungan, Pemprov dan kabupaten/kota,” terang Zulmafendi.

Selain itu juga untuk menyelaraskan antara kebutuhan SDM profesional bidang transportasi darat pada masing-masing instansi/daerah dengan penyerapan lulusan STTD. Berikutnya buat pemenuhan kebutuhan SDM pemerintah daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Bappeda atau Dinas Pekerjaan Umum.

Lebih jauh dijelaskan, Sekolah tinggi itu mempunyai lima program studi yang antara lain program Diploma IV Transportasi Darat, Diploma III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Diploma III Perkeretaapian, Diploma III Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan, serta Diploma II Penguji Kendaraan Bermotor.

“Pola pembibitan ini hanya bisa dilakukan untuk daerah yang sudah mempunyai MoU dengan STTD,” sebut Zulmafendi.

Menurutnya, profil lulusan STTD adalah terwujudnya sumberdaya manusia perhubungan yang prima, profesional dan beretika dalam menyelenggarakan transportasi yang handal serta berorientasi zero Accident. Untuk mewujudkan lulusan yang ideal tersebut, sekolah tinggi ini mempunyai komposisi sistem pendidikan kesamaptaan sebesar 10%, akademik perkuliahan 70% dan kegiatan pengasuhan, pembentukan sft skill kompetensi 20%.

Ikut hadir dalam acara itu dinas perhubungan dari berbagai daerah di Sumatera Barat. (hendri gunawan)

Sampaikan komentar & saran