Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota Gelar Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Kese....
Kesehatan | Senin, 26 Januari 2026
Selasa, 24 Februari 2026
Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika
16 Kali
Berita ini dibaca
0 Kali
Berita ini dibagikan
Lima Puluh Kota, Diskominfo --– Sehubungan dengan rencana pelaksanaan Program GERMAS SAPA (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman) di Kabupaten Lima Puluh Kota, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Payakumbuh lakukan audiensi dengan Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang berserta jajaran perangkat daerah terkait di Ruang Rapat Bupati, Senin (23/02).
Dalam audiensi yang bertujuan menjadi forum koordinasi awal dalam perencanaan, pelaksanaan serta penguatan peran masing-masing pihak dalam mendukung keberhasilan program GERMAS SAPA ini hadir langsung Kepala BPOM Payakumbuh Dio Ramondrana, S.Si.,M.Sc beserta jajaran, perangkat daerah terkait seperti Bappelitbangda, Dinas Kesehatan, DPPKBP3A, Dinas Pendidikan, DPMPTSP, Disperkop UKM, Disperinaker, Dinas Pangan, DPMDN, Diskominfo serta juga Kemenag dan Kacab Pendidikan Wilayah IV Sumbar.
Dalam paparannya Dio Ramondrana, S.Si.,M.Sc mengatakan bahwa GERMAS SAPA merupakan program intervensi terpadu untuk meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat dalam keamanan pangan. "Program ini sendiri mempunyai tiga fokus utama yakni Desa Pangan Aman, Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas," terangnya.
Selanjutnya Dio mengungkapkan pada Tahun 2026 ini Kabupaten Lima Puluh Kota terpilih sebagai lokus intervensi program yang akan dilaksanakan oleh Balai POM di Payakumbuh."Tentunya pelaksanaan program ini membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk penetapan lokus intervensi oleh Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota," ujarrnya.
Menanggapi hal ini Bupati Safni sangat menyambut baik adanya program GERMAS SAPA ini, dan menyatakan dukungan penuh terhadap impelementasi program ini. "Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan di daerah," ujar Bupati Safni.
Lebih jauh Bupati Safni meminta para Perangkat Daerah terkait untuk mendukung penuh kegiatan ini sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. " Integrasikan program dan kegiatan ini dengan program dan kegiatan di masing-masing perangkat daerah serta secepatnya siapkan data dan dukungan teknis dalam penetapan lokus kegiatan," tegas Bupati Safni.
Audiensi ini berlangsung hangat melalui sesi diskusi dengan perangkat daerah yang hadir dimana salah satunya ditetapkan untuk lokus kegiatan merupakan nagari yang mempunyai potensi daerah wisata karena kuantitas pengunjung yang hadir di nagari tersebut.(*)
Kesehatan | Senin, 26 Januari 2026
Kesehatan | Sabtu, 29 November 2025
Kesehatan | Rabu, 29 Oktober 2025
Kesehatan | Kamis, 18 September 2025
Kesehatan | Senin, 15 September 2025