berita-image-haeder

Buka Advokasi Program Germas Sapa, Wabup Ingin Ciptakan Generasi Unggul Melalui Pangan Yang Sehat 

Rabu, 11 Maret 2026

Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika

1 Kali

Berita ini dibaca

0 Kali

Berita ini dibagikan

berita-image

Lima Puluh Kota, Diskominfo –-- Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersama instansi lintas sektor mengadakan rapat advokasi Program GERMAS SAPA (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman), Rabu (11/3) di Ruang Rapat Bupati Sarilamak. Rapat advokasi tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha didampingi Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Payakumbuh, Dio Ramondrana. S.Si.M.Sc. Pertemuan juga diikuti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Eki Hari Purnama, M.Si, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat, Wali Nagari, Kepala Sekolah dan LPP RRI Bukittinggi.

Rapat Advokasi ini merupakan tindak lanjut dari Audiensi yang telah dilakukan BPOM dengan Perangkat Daerah Terkait akhir Februari lampau. Dimana usai Audiensi dapat disepakati lokus pelaksanaan program yakni Nagari Koto Tangah Batu Ampa untuk lokus program Desa Pangan Aman, Pasar Danguang-Danguang sebagai lokus program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan terakhir SDN 04 Sarilamak, SMPN 1 Harau, MtsN 3 serta SMAN 1 Guguak merupakan sekolah yang melaksanakan Pembudidayaan Keamanan Pangan. 

Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesadaran terhadap pangan aman harus sejalan dengan program pembangunan daerah, salah satunya melalui penguatan "City Of Branding" Kabupaten Lima Puluh Kota yakni "Central Of Agro. “Kesadaran pangan ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, Central Of Agro. Pangan tidak hanya persoalan perut, tetapi juga bagaimana kita mempersiapkan generasi yang lebih baik di masa depan serta menciptakan generasi unggul melalui pangan yang sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Payakumbuh Dio Ramondrana, menegaskan bahwa kegiatan advokasi ini menjadi momentum untuk menggalang komitmen lintas sektor dan mensinergikan program dalam mewujudkan keamanan pangan terpadu di daerah. Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting agar program GERMAS SAPA dapat berjalan efektif dan menjadi contoh pembelajaran dalam penguatan sistem keamanan pangan berbasis masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, peserta Advokasi mendapatkan pemaparan materi terkait program-program  GERMAS SAPA yang mencakup Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi pemetaan program dari masing-masing lintas sektor yang dapat diintegrasikan dalam pelaksanaan GERMAS SAPA. Di akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan komitmen dukungan Pemerintah Daerah terhadap pelaksanaan Program GERMAS SAPA dan pengisian formulir keterpaduan program.(*)