berita-image-haeder

Tsr Kabupaten Kunjungi Masjid Syuhada, Bupati Tegaskan Pemerintahan Tidak Bisa Berjalan Sendiri Tanpa Dukungan Masyarakat

Rabu, 25 Februari 2026

Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika

6 Kali

Berita ini dibaca

0 Kali

Berita ini dibagikan

berita-image

Lima Puluh Kota, Diskominfo --- Rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota berlanjut pada Selasa, 24 Februari 2026, dengan kunjungan ke Masjid Syuhada, Jorong Boncah, Nagari Simpang Sugiran, Kecamatan Guguak. Kunjungan Tim I Kabupaten tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Safni Sikumbang bersama dengan didampingi unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota. 

Rombongan disambut hangat oleh pengurus masjid, ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat yang memadati Masjid Syuhada. Dalam sambutannya, Bupati Safni Sikumbang menegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi secara langsung. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun nagari serta memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. “Kebersamaan adalah kekuatan kita. Dengan semangat gotong royong, Insya Allah pembangunan di daerah ini dapat berjalan lebih baik,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyinggung kondisi Masjid Syuhada yang saat ini masih membutuhkan perhatian dan pembenahan karena pembangunannya belum sepenuhnya rampung. Meski demikian, ia mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan. Menurutnya, semangat pemuda adalah modal sosial yang sangat besar untuk membangkitkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. 
Bupati berharap seluruh elemen masyarakat dapat berjuang bersama, terlebih dalam kondisi efisiensi anggaran dan keterbatasan keuangan daerah saat ini. “Di tengah kondisi keuangan yang minim, kita harus tetap optimis dan saling mendukung. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.

Selain agenda keagamaan, Safari Ramadhan juga menjadi ajang penyampaian program pembangunan daerah. Dalam kesempatan itu, Bupati menyebutkan adanya alat berat berupa ekskavator yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk pembangunan jalan usaha tani dan pembukaan lahan pertanian baru. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Lima Puluh Kota. Bupati juga menyinggung peran KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) yang akan hadir di setiap nagari sebagai penguatan ekonomi berbasis desa. Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi yang kuat, bukan tidak mungkin Kabupaten Lima Puluh Kota ke depan mampu menjadi daerah penyuplai bahkan eksportir hasil pertanian. “Dengan adanya KDMP di tiap nagari, peluang kita untuk meningkatkan nilai tambah hasil tani sangat terbuka. Bukan tak mungkin daerah kita menjadi eksportir hasil pertanian nantinya,” ujarnya optimis.

Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah daerah, Bupati Safni Sikumbang pada kesempatan ini juga menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk mendukung pembangunan dan operasional Masjid Syuhada. Selain itu, turut diserahkan bingkisan untuk pengurus masjid sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mengelola dan memakmurkan rumah ibadah. Pada kesempatan tersebut, bantuan paket Ramadhan juga disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lima Puluh Kota kepada masyarakat yang membutuhkan.(*)