Perkuat Layanan Digital Untuk Publik, Tiga Perangkat Daerah Berkolaborasi
Teknologi | Selasa, 27 Januari 2026
Rabu, 22 April 2026
Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika
3 Kali
Berita ini dibaca
0 Kali
Berita ini dibagikan
LIMA PULUH KOTA, DISKOMINFO ---Komitmen Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang dalam upaya pemerataan akses komunikasi di seluruh wilayah Kabupaten Lima Puluh mulai menampakkan titik terang yang menggembirakan. Melalui bantuan Anggota DPR RI Komisi VI Andre Rosiade dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, dan juga melalui upaya lobi intensif dengan pihak Telkomsel beberapa waktu lalu, tim survei dari perusahaan telekomunikasi tersebut melakukan peninjauan awal pendirian Base Transceiver Station (BTS), Senin (20/4).
Setelah sebelumnya tim survei Telkomsel diterima langsung Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lima Puluh Kota Fery Chofa, S.H., L.LM. di Dinas Kominfo, tim yang dipimpin Manager Network Operation Telkomsel Bukittinggi Surya Firdaus selanjutnya turun langsung ke lokasi survei di Kenagarian Galugua Kecamatan kapur IX didampingi Kepala Bidang Aptika Dinas Kominfo Erwin Wibigsana beserta jajaran untuk melakukan survey ke nagari dengan warga lebih kurang 2.500 jiwa tersebut.
Kepala Dinas Kominfo menyampaikan rasa syukur atas respons cepat Telkomsel atas kebutuhan masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota. Menurutnya hal ini sejalan dengan keinginan Bupati Safni untuk peningkatan akses informasi, kelancaran layanan kesehatan digital serta proses pendidikan secara daring. "Secara bertahap nantinya kita akan memastikan tidak ada lagi wilayah di Kabupaten Lima Puluh Kota yang terkendala dalam hal keterbatasan jaringan yang juga merupakan langkah awal untuk pemerataan pembangunan di daerah," tegas Fery Chofa.
Terkait pelaksanaan survei itu sendiri Manager Network Operation Telkomsel Bukittinggi Surya Firdaus mengatakan bahwa ini merupakan tindak lanjut rencana pembangunan tower/ Base Transceiver Station (BTS) di Kenagarian Galugua. "Survei dilakukan diseluruh jorong untuk memastikan keterjangkauan sinyal telkomsel dalam rangka memenuhi kebutuhan internet masyarakat, dengan kondisi alam yang berbukit akan diupayakan solusi terbaik dalam memenuhi kebutuhan tersebut," ucapnya.
Lebih jauh Surya Firdaus dengan berdasarkan hasil survei di lapangan menyimpulkan bahwa dengan jumlah warga kenagarian Galugua sebanyak ± 2.500 jiwa, dengan jumlah terbanyak di Jorong Galugua ± 1200 jiwa, sisanya tersebar di tiga jorong lainnya dengan jumlah ± 400 jiwa. Menurutnya dengan jarak antar jorong yang saling berjauhan mengakibatkan belum dapat ditetapkan dimana tower akan didirikan. "Tetapi dalam waktu dekat akan diputuskan lokasi pemasangan dengan target 3 bulan kedepan kenagarian Galugua sudah bisa mengakses internet via Telkomsel," terang Surya.
Selanjutnya mengatasi kendala jaringan untuk jangka pendek pihak Telkomsel memberikan solusi sementara dengan melakukan pemasangan peralatan BTS mini Femto di Jorong Galugua di titik antara SMP 04 Kapur IX dengan SDN 01 Galugua dengan pertimbangan jumlah warga di jorong tersebut lebih banyak di bandingkan jorong yang lain. Upaya ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh siswa sekolah dan masyarakat sekitar, terutama siswa SD di kawasan tersebut dalam pelaksanaan ujian TKA dalam waktu dekat ini. "Saat ini fasilitas sudah dapat di akses dan jaringan 4G milik Telkomsel sudah bisa dimanfaatkan walaupun dengan keterbasan jarak akses," tegas Surya.(*)
Teknologi | Selasa, 27 Januari 2026
Teknologi | Minggu, 18 Januari 2026
Teknologi | Senin, 15 September 2025
Teknologi | Selasa, 19 Agustus 2025
Teknologi | Kamis, 31 Juli 2025