berita-image-haeder

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Garuda Titian Baru Nagari Kurai

Jumat, 14 Agustus 2026

Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika

10 Kali

Berita ini dibaca

0 Kali

Berita ini dibagikan

berita-image

Diskominfo, Limapuluh Kota --- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Garuda Titian Baru di Nagari Kurai, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis pagi (13/8/2026). Peresmian dilakukan secara virtual dari Istana Merdeka Jakarta dan diikuti secara serentak dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain Jembatan Garuda, Presiden juga meresmikan pembangunan sekitar 3.000 titik sumber air bersih. Peresmian jembatan di Nagari Kurai tersebut merupakan bagian dari peluncuran 3.395 jembatan lainnya di seluruh Indonesia yang dibangun melalui sinergi TNI dan Polri.

Di Kabupaten Limapuluh Kota, kegiatan berlangsung di Jembatan Titian Baru yang menghubungkan Nagari Kurai dengan Jorong Mudiak Liki. Jembatan tersebut sebelumnya merupakan jembatan papan/kayu dan kini telah dibangun secara permanen dengan panjang 12 meter dan lebar 3,9 meter.

Peresmian di Nagari Kurai dihadiri Pangdam XX Tuangku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada, didampingi Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, Kasi Ter Korem Letkol Diko, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, Bupati Limapuluh Kota Safni, Kapolres 50 Kota, Kapolres Payakumbuh, Ketua PN Payakumbuh, Kapolsek Suliki, Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Dodi Ariestu, serta Niniak Mamak, alim ulama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah berkontribusi membantu masyarakat melalui pembangunan jembatan serta penyediaan sumber air bersih.
“Atas nama Pemerintah, seluruh rakyat Indonesia dan atas nama pribadi, saya sampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada KSAD dan Kapolri serta seluruh anggota TNI dan Polri. Saya bangga dengan saudara,” ujar Presiden.
Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan bagian dari rakyat dan selalu hadir bersama masyarakat. Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi bukti semangat kerja sama dan gotong royong.
“Saudara adalah Tentara dan Polisi rakyat, lahir dan berjuang bersama rakyat, dan akan kembali kepada rakyat. Ini membuktikan semangat kerja sama dan gotong royong,” katanya.

Presiden juga memberikan apresiasi kepada KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak yang dinilai terus menunjukkan prestasi dan pengabdian, serta kepada Kapolri. Ia menilai keduanya telah memahami arti penting kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Pangdam XX Tuangku Imam Bonjol menjelang pemotongan pita berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas dan meningkatkan perekonomian.
“Semoga jembatan ini dapat bermanfaat dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat Nagari Kurai juga menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Keberadaan jembatan permanen dinilai sangat membantu karena menjadi penghubung penting antara Jorong Mudiak Liki dan Nagari Kurai.
“Alhamdulillah, kami sebagai masyarakat sangat mengapresiasi dan senang dengan selesainya pembangunan jembatan ini. Yang sebelumnya berupa jembatan papan atau kayu, kini sudah lebih kuat karena dibangun secara permanen,” ungkap salah seorang warga.

Ia menambahkan, jembatan tersebut tidak hanya menjadi akses utama bagi anak-anak menuju sekolah, tetapi juga digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian.
“Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Dengan dibangun menjadi permanen, tentu sangat bermanfaat. Terima kasih kepada Pak Presiden dan TNI,” tuturnya.

Pembangunan jembatan yang diselesaikan dalam waktu 30 hari tersebut kini memberikan kemudahan bagi ratusan masyarakat yang menggunakannya sebagai akses transportasi sehari-hari.
Setelah peresmian secara serentak oleh Presiden Prabowo melalui virtual, kegiatan di Nagari Kurai dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Pangdam XX Tuangku Imam Bonjol bersama para tamu undangan, menandai resmi dimanfaatkannya Jembatan Titian Baru untuk masyarakat