berita-image-haeder

Gelar Konsulidasi, Bundo Kandung Lima Puluh Kota Sebagai Partner Pemerintah

Rabu, 04 November 2026

Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika

3 Kali

Berita ini dibaca

0 Kali

Berita ini dibagikan

berita-image

Lima Puluh Kota, Diskominfo--Bundo Kandung adalah partner pemerintah yang sangat berperan penting terutama dalam keluarga.

 

"Pemerintah Daerah sangat mendukung program Bundo Kandung karena adalah ujung tombak dalam membantu pemerintah terutama dalam pembentukan karakter anak, kemenakan dalam keluarga", kata Bupati Lima Puluh Kota Safni membuka acara Konsolidasi Bundo Kandung se- Sumatera Barat dan Peringatan Hari Jadi Bundo Kandung ke-52 di Gedung BPTU Padang Mengatas, Kecamatan Luak, Rabu (4/11/2026).

 

Hadir Tengku Rajo Bosa Ahmad Husaini Hamzah beserta rombongan, Ketua Bundo Kandung Provinsi Sumatera Barat, Netty Miharni, Ketua LKAAM Kabupaten Lima Puluh Kota, Zulhikmi Dt. Rajo Suaro, beserta niniak mamak se-Kecamatan Luak, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Wali Nagari, Kepala BPTU Padang Mengatas, Ketua TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota, Ny. Asra Yanti Safni, Ketua Bundo Kandung, Nengsih, Pengurus Bundo Kandung se-Sumatera Barat sekaligus Pembaca sejarah Bundo Kandung oleh Bundo Mirnawati.

 

Saya salut dengan Bundo Kandung yang mana tampa pamrih sangat gigih berkeliling kecamatan tiap bulan untuk melaksanakan programnya.

 

Bundo Kandung tidak hanya berperan dalam bidang adat dan budaya tapi tidak kalah pentingnya dalam bidang sosial dan budaya. Bidang ekonomi bisa kita lihat dengan banyaknya UMKM bergerak di Lima Puluh Kota, ucap Safni.

 

Sebelumnya Ketua Bundo Kandung Lima Puluh Kota, Nengsih melaporkan, peran pemerintah sangat penting dalam membantu program- program Bundo Kandung melalui perangkat daerah yang bersentuhan langsung mendampingi kegiatan Bundo Kandung.

 

Saudara kita Tengku Rajo Bosa Ahmad Husaini Hamzah beserta rombongan yang sangat mendukung Bundo Kandung Kabupaten Lima Puluh Kota, melalui silaturahmi ini kita dukung program Bundo Kandung.

 

Dengan acara ini diberikan materi materi bagaimana peran Bundo Kandung di tengah masyarakat dan keluarga, bagaimana ekonomi bergerak, kata Bundo Nengsih.

 

Konsolidasi organisasi Bundo Kanduang difokuskan untuk mengembalikan kesadaran bahwa keluarga dan rumah tangga adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Bundo Kanduang mengambil tanggung jawab utama dalam membimbing generasi muda Minangkabau agar terhindar dari kenakalan remaja, bahaya narkoba, dan dampak negatif perkembangan zaman.

 

Implementasi Falsafah Adat, setiap pertemuan konsolidasi menekankan aktualisasi nilai-nilai luhur "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" (ABS-SBK) dalam kehidupan sehari-hari. Langkah konkretnya dilakukan melalui penguatan literasi adat dan pelestarian pakaian serta tradisi lokal kepada generasi milenial dan gen-Z.

 

Sinergi dengan Pemerintah dan Lembaga Adat, Bundo Kanduang terus mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah serta LKAAM untuk mendukung program-program pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga. kata Bundo Nengsih.(**)