Sinkhole Di Situjuah, Warga Diminta Tetap Waspada Dan Tidak Konsumsi Air Langsung
Bencana | Senin, 12 Januari 2026
Senin, 12 Januari 2026
Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika
8 Kali
Berita ini dibaca
0 Kali
Berita ini dibagikan
LIMAPULUH KOTA — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, meninjau langsung progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (11/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Vasko didampingi Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang serta Kepala Perangkat Daerah, Anggota DPRD dan Camat Gunuang Omeh, Apri Yulianto. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan Huntara berjalan sesuai perencanaan dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana.
Wagub Vasko menegaskan bahwa pembangunan Huntara merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan solusi cepat dan layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Ia meminta seluruh pihak terkait mempercepat penyelesaian pembangunan tanpa mengabaikan kualitas dan aspek keselamatan.
“Hunian sementara ini harus benar-benar layak huni, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Pemerintah provinsi akan terus mengawal prosesnya agar segera bisa ditempati,” ujar Vasko di sela-sela peninjauan.
Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap penanganan pascabencana di daerahnya. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu percepatan pemulihan kondisi sosial masyarakat.
Camat Gunuang Omeh Apri Yulianto menambahkan, pemerintah kecamatan bersama nagari terus berkoordinasi untuk memastikan data penerima Huntara tepat sasaran serta mendukung kelancaran pembangunan di lapangan.
Pembangunan Huntara ini diharapkan menjadi solusi sementara sebelum warga direlokasi ke hunian tetap, sekaligus mendorong percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.(*)
Bencana | Senin, 12 Januari 2026
Bencana | Jumat, 09 Januari 2026
Bencana | Rabu, 07 Januari 2026
Bencana | Rabu, 24 Desember 2025
Bencana | Selasa, 23 Desember 2025