berita-image-haeder

?sestama Bnpb Tinjau Huntara, Bupati Targetkan Rampung Sebelum Ramadhan

Rabu, 07 Januari 2026

Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika

15 Kali

Berita ini dibaca

0 Kali

Berita ini dibagikan

berita-image

Limapuluh Kota - Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. apt. Rustian, S.Si., M.Kes, meninjau langsung pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, bersama Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Selasa (6/1). 

‎Dalam kunjungan tersebut, Rustian memastikan penanganan darurat bencana di wilayah tersebut berjalan dengan baik, termasuk progres pembangunan huntara yang saat ini terus dikebut.

‎Di sela peninjauan, ia menyampaikan apresiasi terhadap seluruh personel yang terlibat di lapangan. Menurutnya, proses penanganan darurat hingga pembangunan hunian sementara berjalan sesuai rencana.

‎“Semua personel bekerja dengan baik. Kita minta pengerjaan ini terus dipacu agar bisa rampung sebelum memasuki bulan Ramadan. Kalau perlu, dua minggu lagi sudah selesai dan bisa langsung ditempati masyarakat,” ujarnya.

‎Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, H. Safni, yang turut mendampingi, menyebutkan bahwa huntara di Koto Tinggi direncanakan akan diperuntukkan bagi 60 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana, khususnya warga yang rumahnya mengalami rusak berat.

‎“Saat ini progres pengerjaan sudah hampir 30 persen. Kita optimistis bisa diselesaikan sesuai target,” kata Bupati.

‎Senada dengan itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, menjelaskan bahwa lokasi huntara seluas 1 hektare yang saat ini dibangun merupakan tanah pemberian masyarakat.

‎Ia menambahkan, di lokasi lain yang tidak jauh dari kawasan huntara, pemerintah daerah sedang menyiapkan lahan sekitar 6,5 hektare pemberian masyarakat juga yang direncanakan akan menjadi kawasan hunian tetap (huntap).

‎“Kalau tanah yang tersedia lebih luas, ke depan kita bisa membangun fasilitas umum dan prasarana sosial, seperti sekolah dasar, masjid,” jelasnya.

‎Menurut Wabup, penyerahan lahan tersebut dilakukan atas nama masyarakat, dengan perantaraan Wali Nagari dan Camat yang dinilai sangat proaktif dalam proses percepatan penanganan pascabencana.

‎“Kita berdoa semoga semua proses ini selesai sebelum Ramadan, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.

‎Ke depan, kawasan huntara ini juga direncanakan akan berkembang menjadi bagian dari kawasan huntap, di mana bangunan huntara bisa dimanfaatkan sebagai dapur atau bagian pendukung rumah permanen.

‎“Fasilitas umum seperti musholla, jalan, dan prasarana sosial lainnya akan dibangun oleh pemerintah bersama pihak swasta,” tambahnya.

‎Usai meninjau lokasi huntara, Sekretaris Utama BNPB bersama Bupati dan Wakil Bupati juga meninjau lokasi calon huntap dengan menggunakan sepeda motor. (rdo)