berita-image-haeder

Pemprov Dan Pemkab Harus Kolaborasi Untuk Keberlanjutan Pembangunan

Rabu, 25 Februari 2026

Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika

6 Kali

Berita ini dibaca

0 Kali

Berita ini dibagikan

berita-image

Lima Puluh Kota, Diskominfo -- Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah membawa sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi ke Lima Puluh Kota, untuk mengadakan Rakor Pemprov Sumbar dan Pemkab Lima Puluh  Kota, ini dilakukan sekaligus dengan memanfaatkan waktu kunjungan Tim Safari Ramadhan Provinsi ke Kabupaten Lima Puluh Kota.  Rapat koordinasi lintas sektor dihadiri langsung Bupati Safni dan Wabup Ahlul Badrito Resha, Sekdakab Herman Azmar dan Kepala Perangkat Daerah, Selasa (24/2) di Aula Rumah Dinas Bupati, Labuah Silang Payakumbuh.

Rapat koordinasi ini membahas berbagai isu strategis daerah, mulai dari kebencanaan, infrastruktur, pertanian, perekonomian, pariwisata, hingga kesiapan menghadapi Idul Fitri 1447 H, termasuk upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran. Forum ini menjadi wadah penting untuk menyelaraskan program dan merumuskan langkah sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, khususnya dalam menjawab tantangan pembangunan serta percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah dalam arahannya mengatakan, Rakor ini momen terbaik untuk sinkronisasi dan sinergi antar Pemprov Sumbar dan Pemkab Lima Puluh Kota ditengah situasi kondisi efisiensi dan bencana yg terjadi akhir tahun kemaren. Mitigasi bencana alam, banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa bulan lalu berdampak dan berimbas terhadap perekonomian Sumbar secara umum dan juga di Kabupaten Lima Puluh Kota. ""Kolaborasi dan sinergi antara Pemprov  Sumbar dan Pemkab mutlak dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan efektifitas pembangunan yg terukur dan terarah seperti sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan pariwisata di Lima Puluh Kota," ucap Mahyeldi.

Lebih jauh dalam Rakor ini juga dibahas terkait hilirisasi produk pertanian seperti Gambir, Kakao, Jagung dan juga transformasi kepariwisataan seperti pengelolaan parkir, sampah dan sektor pendukung lainnya. Selain itu Digitalisasi UMKM dan Akselerasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana jadi bahan bahasan dam rakor.

Sementara itu Bupati Safni mengatakan kolaborasi dan sinergi pemkab/ kota dengan pemprov mutlak dibutuhkan untuk keberlanjutan pembangunan. Masih banyak potensi-potensi yang bisa dikelola baik itu di Kabupaten Lima Puluh Kota maupun Provinsi Sumatera Barat, maka dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi. "Poin-poin penting yang disampaikan Gubernur kiranya dapat menjadi perhatian bagi Perangkat Daerah terkait untuk ditindaklanjuti, dan komunikasi harus terus dibangun, kalau perlu dijadwalkan pertemuan," kata Safni.

Rakor ini sekaligus juga berfungsi untuk meningkatkan rasa saling memahami di lintas sektor dalam menghadapi masa-masa sulit saat ini karena efektifitas dan sinergi pembangunan yg terarah sangat dibutuhkan dalam situasi efisiensi dan minimnya anggaran.(*)