berita-image-haeder

Pengawasan Terhadap Orang Asing, Wabup Lima Puluh Kota Hadiri Rakor Timpora

Jumat, 12 Juni 2026

Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika

2 Kali

Berita ini dibaca

0 Kali

Berita ini dibagikan

berita-image

Limapuluh Kota, Diskominfo, --- Wakil Bupati Limapuluh Kota menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tingkat Kabupaten Limapuluh Kota, di Hotel Mangkuto Syariah pada Kamis, (11/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Imigrasi Kelas I Non TPI Agam tersebut mengusung tema "Penguatan dan Sinergitas Timpora dalam rangka pengawasan orang asing" tersebut juga diikuti Kepala Perangkat Daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait yang tergabung dalam Tim Pora sebagai wadah koordinasi pengawasan orang asing di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

Pada kesempatan tersebut, Nagari Taram Kecamatan Harau juga ditetapkan sebagai Desa Binaan Imigrasi, hal ini bertujuan agar meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keimigrasian sekaligus memberikan edukasi agar masyarakat terhindar dari berbagai modus penipuan maupun iming-iming pekerjaan diluar negeri yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlil Badrito Resha dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Rakor Timpora sebagai upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi dalam pengawasan serta aktivitas orang asing di wilayah kabupaten limapuluh kota

“Kita menyadari bahwa wilayah kita merupakan salah satu daerah dengan mobilitas manusia yang tinggi, termasuk dengan banyaknya kawasan wisata yang tentu harus dipantau segala aktifitas dan keberadaan setiap orang asing yang datang," ucapnya.

Sementara itu pihak Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam menejeskan bahwa dengan diadakannya Rapat Tim Pengawasan Orang Asing atau Timpora memiliki peran yang cukup penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Pentingnya peran dari Tim Pengawasan Orang Asing yang terbentuk dari sinergi dan koordinasi antar instansi, sehingga dapat bekerja sama dalam mewaspadai ancaman yang akan muncul dari hadirnya orang asing di Limapuluh Kota. Sehingga dapat menciptakan keamanan dan ketertiban. (*)