Sambut Baik Komitmen Pln, Bupati Safni Pastikan Jaringan Listrik Huntap Koto Tinggi Se....
Bencana | Rabu, 12 Agustus 2026
Senin, 07 September 2026
Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika
2 Kali
Berita ini dibaca
0 Kali
Berita ini dibagikan
Lima Puluh Kota, Diskominfo -- Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyaluran bantuan pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat tinggal di tempat yang aman, sehat dan bermartabat.
Menurut Bupati Safni, pemerintah daerah tidak ingin persoalan rumah tidak layak huni hanya menjadi angka dalam data. Karena itu, program perumahan harus terus didorong agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di berbagai nagari.
“Rumah bukan hanya tempat tinggal. Rumah adalah tempat keluarga membangun kehidupan, mendidik anak-anak dan meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, kita ingin memastikan masyarakat Lima Puluh Kota memiliki hunian yang layak dan aman,” tegas Bupati Safni, Senin, 07/09/2026 di Aula Kantor Bupati saat kegiatan penandatanganan kontrak pelaksanaan Bansos Rumah Layak Huni Tahap II.
Ia menargetkan sedikitnya 600 unit rumah dapat diselesaikan pada tahun 2026 melalui sinergi berbagai program dan sumber pembiayaan, baik pemerintah daerah maupun dukungan pemerintah pusat.
Bupati mengatakan, pada tahap 2 pembangunan Rumah Layak Huni teridiri dari 23 unit dari APBD dengan nilai Rp.55.000.000 dan 83 unit BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dengan nilai Rp.20.000.000 dari Kementerian PKP.
Sebelumnya, perjuangan Pemkab Lima Puluh Kota juga membuahkan hasil dengan diperolehnya 210 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk tahun 2026.
“Target 600 rumah ini bukan sekadar angka. Ini adalah target pelayanan. Kita ingin semakin banyak keluarga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak, bisa merasakan rumah yang lebih sehat, aman dan nyaman,” ujarnya.
Dandim 0306/50 Kota, Letkol. Inf. Adi Nofriadi Nata meminta kerja sama masyarakat yang menerima bantuan dengan memindahkan sementara barangnya agar cepat terlaksana prorgram Rumah Layal Huni. Adi juga menyampaikan, Babinsa didampingi Wali Nagari setempat akan segera melaksanakan pendataan ke lokasi bantuan.
"Harapannya, masyarakat bergotong royong untuk menghasilkan bangunan maksimal. Selain itu ia berharap, masyarakat bisa menyampaikan kepada Babinsa permohinan kebutuhan sumur bor dengan sasaran fasilitas umum," ucap Letkol Adi.
Bupati Safni juga meminta jajaran terkait memastikan seluruh bantuan tepat sasaran dan pelaksanaannya berjalan transparan. Menurutnya, setiap rumah yang dibangun maupun diperbaiki harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup penerima.
“Jangan sampai ada masyarakat yang benar-benar membutuhkan tetapi terlewat. Data harus akurat, verifikasi harus kuat dan pelaksanaan harus diawasi. Kita ingin program ini betul-betul menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Pemkab Lima Puluh Kota memastikan program rumah layak huni akan terus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah juga akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar dukungan pembangunan perumahan dapat semakin diperluas.
Dengan target 600 rumah selesai pada 2026, Pemkab Lima Puluh Kota berharap semakin banyak keluarga dapat menikmati hunian yang layak sekaligus memiliki fondasi kehidupan yang lebih baik. (MFS/Kominfo).
Bencana | Rabu, 12 Agustus 2026
Bencana | Kamis, 23 Juli 2026
Bencana | Senin, 06 Juli 2026
Bencana | Selasa, 23 Juni 2026
Bencana | Selasa, 28 April 2026