Dprd Lima Puluh Kota Gagas 2 Ranperda Inisiatif, Dari Trantibum Hingga Pesantren Dan D....
Pemerintahan | Senin, 25 Mei 2026
Kamis, 12 Oktober 2017
Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika
2729 Kali
Berita ini dibaca
39 Kali
Berita ini dibagikan
LIMA PULUH KOTA - Lebih kurang 40 orang peserta sosialisasi memenuhi ruang pertemuan Wisma Kolivera 3 yang terdiri dari Ormas, parpol, organisasi pemuda, NU, PKK, mahasiswa dan OPD terkait (11/10). Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Lima Puluh Kota, Ismet Jannata, S.Fil.I sekaligus memberikan materi tentang tahapan pemilu Tahun 2019. Tampak hadir Bupati Lima Puluh Kota yang dinobatkan menjadi narasumber dengan materi peran serta pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemilu.
Ketua Panwaslu Kabupaten Lima Puluh Kota , Yoriza Asra, SE memberikan materi tentang peranan Bawaslu dalam Penyelenggaraan Pemilu 2019, Bapak Muhammad Mufti Syarfi dari KPU Provinsi Sumbar materi UU No. 7/2017 tentang pemilu dan pentingnya pelaksanaan pemilu serentak, Khairul Fahmi peneliti pemilu pusat studi konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum UNAND ikut serta memberikan materi peran serta dan partisispasi masyarakat dan parpol dalam penyelenggaraan pemilu.
Sistem Pemilu Presiden adalah pemilihan langsung dimana seluruh wilayah NKRI sebagai satu kesatuan dapil, sedangkan sistem proporsional terbuka dilakukan untuk pemilu anggota DPR dan DPRD dimana penghitungan pembagian kursi menggunakan sistem "sainte lague". Dalam sambutannya, Ketua KPU mengatakan bahwa pemilu serentak merupakan amanat Mahkamah Konstitusi Nomor 14/PUU/XI/2013 dengan tujuan memperkuat sistem presidensial dan efisiensi anggaran dan efektifitas mobilitas pemilih.
Pemerintahan | Senin, 25 Mei 2026
Pemerintahan | Jumat, 22 Mei 2026
Pemerintahan | Rabu, 20 Mei 2026
Pemerintahan | Kamis, 07 Mei 2026
Pemerintahan | Rabu, 06 Mei 2026